Menaker Berharap Bantuan Subsidi Upah Cegah PHK

Michelle Natalia ยท Jumat, 23 Juli 2021 - 20:57:00 WIB
 Menaker Berharap Bantuan Subsidi Upah Cegah PHK
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.

JAKARTA, iNews.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, berharap bantuan subsidi upah yang diberikan pemerintah dapat mencegah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap pekerja. 

Pernyataan itu, disampaikan Dirjen PHI dan Jamsos Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Indah Anggoro Putri, dalam pertemuan virtual dengan kepala dinas ketenagakerjaan di daerah dengan PPKM level 3 dan 4, Jumat (23/7/2021). 

Menurut dia, Menaker Ida sangat menaruh perhatian terhadap program bantuan subsidi upah, yang diharapkan dapat mencegah terjadinya PHK dan dapat meningkatkan daya tahan ekonomi para pekerja, sehingga angka kemiskinan tidak bertambah. 

"Kita pastikan bersama bahwa BSU sebagai salah satu instrumen stimulus harus benar-benar fokus, tepat sasaran dan tepat manfaat sehingga dapat mencegah PHK, dan dapat meningkatkan daya tahan ekonomi para pekerja sehingga angka kemiskinan kronis tidak bertambah," kata Indah. 

Dalam rangka mensukseskan program bantuan subsidi upah tersebut, Kemenaker mengumpulkan kepala dinas ketenagakerjaan di daerah, agar ada keselarasan dalam realisasinya. 

Dia menjelaskan, bantuan subsidi upah bukan program baru karena pernah dilaksanakan di awal masa pandemi, pada tahun lalu. Hanya saja, terdapat sedikit perbedaan pada bantuan subsidi upah di tahun ini. 

"Perbedaannya dikaitkan dengan keadaan saat ini, yaitu PPKM Darurat dan juga yang utamannya berdasarkan masukan-masukan dari sejumlah pihak atas pelaksanaan BSU tahun kemarin agar kita tahun ini berjalan lebih tertib, lebih akuntabel, dan lebih tepat sasaran bagi penerima BSU," ucap Indah.

Untuk itu, dia meminta para Kadisnaker agar dapat berkolaborasi dan bersama-sama bersemangat dalam melaksanakan BSU tahun ini. Baginya, dukungan dan kolaborasi dari para Kadisnaker sangat penting bagi kelancaran pelaksanaan BSU. 

"Peran Bapak, Ibu Kadisnaker adalah harus memastikan para pekerja yang terdampak di sektor-sektor seperti transportasi, hotel, restoran, ritel itu benar ter-cover dalam BSU," ungkap Indah.

Editor : Jeanny Aipassa