Menko Airlangga: Sumbang Devisa Rp159,7 Triliun per Tahun, PMI Layak Disebut Pahlawan

Michelle Natalia ยท Rabu, 16 Maret 2022 - 10:10:00 WIB
Menko Airlangga: Sumbang Devisa Rp159,7 Triliun per Tahun, PMI Layak Disebut Pahlawan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, PMI layak disebut pahlawan karena menyumbang divisa Rp159,7 triliun per tahun.

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Pekerja Migran Indonesia (PMI) layak disebut sebagai pahlawan. Pasalnya, mereka menyumbangkan devisa ke negara mencapai ratusan triliun dalam setahun. 

Adapun jumlah PMI yang tercatat di Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) sebanyak 4,4 juta orang. Dengan jumlah tersebut, sangat membantu negara terutama dalam membangun daerah-daerah kantong pekerja migran melalui remitan yang dikirimkan kepada keluarga mereka.

“Pekerja Migran Indonesia selayaknya kita sebut sebagai pahlawan karena memang sumbangsih mereka dalam bentuk devisa negara sangat besar, yakni sebesar Rp159,7 triliun per tahun,” kata dia, dikutip Rabu (16/3/2022).

Dengan kontribusi PMI mencapai 7 persen dari nilai APBN tersebut, menurutnya, sudah selayaknya negara menghadirkan keberpihakan secara nyata kepada PMI melalui berbagai kebijakan dan skema yang memudahkan. Salah satunya, membantu proses penempatan PMI melalui KUR Penempatan PMI.

Melalui Permenko Nomor 1 Tahun 2022 dan Perkemenko Nomor 2 Tahun 2022, Pemerintah telah memperbaiki skema penyaluran KUR Penempatan PMI yang ada sebelumnya dengan meningkatkan dan memperluas pelaksanaan KUR melalui penyederhanaan mekanisme penyaluran, peningkatan plafon pembiayaan, serta dengan bunga ringan dan wajar. Skema relaksasi juga telah disiapkan di masa pandemi ini dengan memberikan berbagai keringanan.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir juga menyampaikan, pemerintah telah menetapkan plafon KUR sebesar Rp373,17 triliun pada tahun ini. Dengan prosedur yang sudah dipermudah dan plafon pinjaman yang juga ditambah dari Rp25 juta menjadi Rp100 juta. 

"Sampai dengan akhir Februari 2022 sudah tersalurkan KUR untuk PMI sebesar Rp2,67 triliun," ujarnya. 

Sementara itu, Airlangga berharap skema pembiayaan ini dapat dimanfaatkan oleh para calon PMI agar mereka tidak lagi menjual harta benda mereka. 

"Dan yang paling penting kita semua berharap skema KUR ini dapat memutus rantai rentenir yang selama ini memanfaatkan mereka,” tutur Airlangga.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda