MIND ID Berencana IPO setelah Inalum

Suparjo Ramalan ยท Selasa, 28 September 2021 - 08:47:00 WIB
MIND ID Berencana IPO setelah Inalum
MIND ID berencana IPO setelah Inalum

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana melepas saham Holding BUMN pertambangan, MIND ID di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ini dilakukan usai proses pemisahan Inalum Operating dari Induk Holding dan IPO Inalum.

Upaya pemisahan Inalum Operating dan MIND ID ditargetkan rampung pada akhir 2021 atau awal tahun depan. Saat ini, Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan masih dalam proses menuntaskannya.

Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan, jika pemisahan dua entitas pertambangan itu sesuai target, maka Inalum Operating terlebih dahulu mencatatkan saham perdananya atau Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia. Setelah itu, akan dibahas rencana IPO MIND ID. 

"Kalau proses pemisahannya bisa terlaksana tahun ini atau awal tahun depan, diharapkan IPO (Inalum Operating) bisa terlaksana di akhir 2022. Setelah itu selesai, baru akan dibahas lebih lanjut persiapan untuk MIND ID (IPO)," kata Orias dalam rapat dengan Komisi VII DPR RI, dikutip Selasa (28/9/2021).

Orias menuturkan, MIND ID masih menunggu proses administrasi yang diproses pemegang saham terkait pemisahan. Setelah itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai payung hukum keluarnya Inalum Operating dari holding.

Pemisahan perseroan pelat merah di sektor pertambangan menjadi salah satu syarat MIND ID melaksanakan IPO. Menurutnya, ada sejumlah tahapan yang harus dilakukan manajemen sebelum mencatatkan saham perusahaan di pasar modal Indonesia. 

Adapun opsi IPO didasarkan pada kebutuhan keuangan perusahaan. Artinya, jika dirasa perlu, maka IPO bisa terwujud. Sebaliknya, jika ada kemungkinan lain atau tidak menarik bagi perseroan, IPO tidak akan dilakukan.

"Pak Menteri BUMN sudah sampaikan mengenai rencana IPO jadi Inalum Operating akan berdiri sendiri dan MIND ID akan berdiri sendiri. Dari situ, kita akan melihat rencana pengembangan ke depan," ujarnya.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: