MNC Digital Entertainment Bukukan Pendapatan Iklan Digital Rp1,188 Triliun Hingga Kuartal III 2023, Tumbuh 4 Persen
Penurunan pendapatan dapat disebabkan oleh Analog Swicth Off (ASO) dan kondisi pasar periklanan yang tidak menentu, yang menyebabkan perubahan susunan program dan produksi konten secara independen oleh stasiun FTA milik grup.
Selama Januari-September 2023, pendapatan yang dihasilkan dari konten, intellectual property (IP), dan talent mencapai Rp1,186 triiun, turun 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini juga dipengaruhi berkurangnya kuantitas konten yang diproduksi oleh MSIN, akibat penerapan ASO.
Sementara pendapatan berlangganan di preiode 9 bulan tahun ini turun 10 persen YoY menjadi Rp375 miliar. Penurunan pendapatan ini disebabkan oleh promosi harga yang diterapkan pada Vision+ agar tetap kompetitif di pasar OTT di Indonesia.
Meski demikian, pendapatan berlangganan mulai meningkat pada bulan September 2023, memberikan prospek yang lebih positif untuk sisa tahun ini, dan menunjukkan pertumbuhan positif secara kuartakan di kuartal III 2023.
Adapun beban langsung mengalami penurunan sebesar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya yaitu setara dengan Rp1.586 miliar. Penurunan beban langsung ini terjadi karena adanya pengurangan jam tayang
yang diberikan pada konten MSIN di stasiun free-to-air MNCN. Dampaknya, produksi konten Perseroan pun menurun.