MNC Lido Jadi KEK Pariwisata, Hary Tanoesoedibjo: Kami Harap Jadi Kebanggaan Nasional

Suparjo Ramalan ยท Rabu, 08 September 2021 - 15:29:00 WIB
 MNC Lido Jadi KEK Pariwisata, Hary Tanoesoedibjo: Kami Harap Jadi Kebanggaan Nasional
Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang (Deputi VI) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Wahyu Utomo, menyerahkan PP KEK MNC Lido City kepada Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, Rabu (8/9/2021). (Foto: Ist)

BOGOR, iNews.id - Executive Chairman MNC Group sekaligus Direktur Utama PT MNC Land Tbk (KPIG), Hary Tanoesoedibjo, berharap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City akan menjadi kebanggaan nasional. 

Pernyataan itu, disampaikan Hary Tanoesoedibjo, saat menerima Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 69 Tahun 2021 tentang penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata MNC Lido City, yang resmi diserahkan pemerintah kepada PT MNC Land Tbk (KPIG), pada Rabu (8/9/2021). PP tersebut telah ditandatangani Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada tanggal 16 Juni lalu. 

Menurut dia, MNC Group siap bertanggung jawab dalam menjaga kepercayaan dari pemerintah untuk mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City, agar dapat mendukung perekonomian masyarakat, bahkan mendatangkan devisa bagi negara. 

"Saya mewakili MNC Group mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo dan jajaran terkait atas kepercayaan yang diberikan kepada MNC Lido City untuk menjadi KEK Pariwisata. Kami siap bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan melalui regulasi ini," Hary Tanoesoedibjo, dalam sambutannya saat acara penyerahan PP Nomor 69 Tahun 2021, di KEK MNC Lido City, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/9/2021). 

PP KEK MNC Lido City diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang (Deputi VI) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Wahyu Utomo, mewakili Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, kepada Executive Chairman MNC Group sekaligus Direktur Utama MNC Land, Hary Tanoesoedibjo. 

Acara ini disaksikan Menteri PertanianSyahrul Yasin Limpo, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Bogor Ade Yasin

Momen penyerahan PP Nomor 69 Tahun 2021 pun dibarengi dengan peletakan batu pertama untuk pembangunan Lido World Garden. Lido World Garden merupakan taman bunga seluas 17 Hektar yang dihiasi berbagai koleksi spesimen flora langka.

Pada kesempatan itu, Wahyu Utomo, mengatakan pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) mencatat potensi investasi MNC Lido City mencapai Rp 32 triliun. Potensi investasi tersebut ditargetkan hingga 20 tahun mendatang. 

Hary mengungkapkan, Setelah KEK MNC Lido City beroperasi secara penuh, dirinya memperkirakan dapat menyerap 6-7 juta pengunjung dalam 5 tahun kedepan. Kehadiran KEK MNC Lido City juga akan meningkatkan pendapatan devisa dari para wisatawan.

Sebagai tujuan wisata edu, Lido World Garden akan menampilkan berbagai inovasi arsitektur dan budaya bersejarah kepada pengunjung, dimana, terinspirasi oleh garis waktu Indonesia dan internasional yang menggambarkan evolusi peradaban manusia, di samping landmark ikonik buatan manusia dan alami yang tersebar di seluruh wilayah geografis.

Selain itu, MNC Group pun sudah memulai melaksanakan pembangunan Movieland di MNC Lido City, sejak Februari tahun ini. Ditargetkan proyek tersebut bisa digunakan pada tahun depan.

Movieland dibangun untuk memperkuat struktur perseroan dalam hal produksi konten, khususnya yang bersifat outdoor base atau untuk seluruh aktivitas produksi. 

Mulai dari pra produksi, produksi, hingga pasca produksi secara integrasi untuk program-program yang memerlukan setting atau set up outdoor. Fasilitas Movieland ini kita targetkan akan mulai digunakan di 2022. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: