MSIN Angkat 3 Direktur Baru dalam RUPST, Ini 3 Sosoknya
Sementara itu, MSIN membukukan kinerja keuangan yang solid pada tahun 2024, menghasilkan pendapatan sebesar Rp3.470 miliar, meningkat 18% YoY dari Rp2.953 miliar pada tahun 2023.
Momentum positif ini berlanjut hingga Q1-2025, dengan Perseroan mencatat pendapatan yang kuat sebesar Rp989,8 miliar, mencerminkan pertumbuhan signifikan sebesar 30% YoY dari Rp760,7 miliar pada kuartal yang sama tahun lalu. Kinerja ini menyoroti keberhasilan berkelanjutan dari inisiatif monetisasi digital MSIN.
EBITDA untuk tahun 2024 mencapai Rp760 miliar, mencerminkan peningkatan substansial sebesar 22% YoY, yang menghasilkan peningkatan margin EBITDA menjadi 22%. Laba bersih setahun penuh meningkat tajam menjadi Rp399 miliar, naik 51% dari tahun sebelumnya.
Pada Q1-2025, Perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp222,1 miliar, tumbuh 7% secara tahunan, sementara laba bersih tumbuh 5% menjadi Rp123,2 miliar. Hal ini mencerminkan margin laba bersih sebesar 12%, yang mencerminkan kedisiplinan operasional dan
profitabilitas berkelanjutan MSIN.
Platform OTT MSIN, RCTI+ dan Vision+, menghasilkan kinerja yang luar biasa pada tahun 2024 dan Q1-2025, yang mendorong pertumbuhan signifikan bagi Perseroan.