MSIN Angkat 3 Direktur Baru dalam RUPST, Ini 3 Sosoknya
Pada tahun 2024, platform tersebut menghasilkan pendapatan sebesar Rp1.480 miliar, yang mewakili peningkatan 11% secara tahunan, dengan EBITDA mencapai Rp329 miliar, pencapaian yang sangat baik di pasar streaming Indonesia yang kompetitif. Bersama-sama, RCTI+ dan Vision+ berkontribusi sebesar 43% dari total pendapatan dan EBITDA MSIN.
Pada Q1-2025, segmen OTT melanjutkan momentum kuatnya, dengan pendapatan tumbuh 41% YoY menjadi Rp418,8 miliar dan EBITDA meningkat 37% menjadi Rp101,7 miliar.
Sekarang menjadi kekuatan dominan, segmen OTT menyumbang 42% dari pendapatan MSIN dan 46% dari EBITDA, menggarisbawahi pentingnya RCTI+ dan Vision+ dalam mendorong profitabilitas dan pertumbuhan masa depan Perseroan.
Kinerja yang kuat dari platform OTT Perseroan dapat dikaitkan dengan implementasi iklan independen di RCTI+, yang meningkatkan visibilitas dan keterlibatan pengguna secara signifikan.
Selain itu, keberhasilan Vision+ yang luar biasa didorong oleh strategi konten kami yang kuat, yang menawarkan berbagai format konten yang paling komprehensif dan beragam, yang melayani spektrum preferensi audiens yang luas.
Editor: Puti Aini Yasmin