Mudik Dilarang, Pimpinan Diminta Pantau PNS dan Share Location saat Lebaran

Dita Angga ยท Minggu, 09 Mei 2021 - 11:25:00 WIB
Mudik Dilarang, Pimpinan Diminta Pantau PNS dan Share Location saat Lebaran
Ilustrasi PNS dilarang mudik. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Zudan Arif Fakrullah meminta agar para ASN, baik PNS maupun PPPK untuk patuh pada kebijakan pemerintah terkait larangan mudik. Bahkan pimpinan instansi diminta untuk memantau bawahannya. 

Seperti diketahui, para ASN dilarang mudik dan/atau berpergian ke luar kota selama periode larangan mudik pada 6 hingga 17 Mei 2021.

“Nah ASN harus nurut dengan sistem yang dibangun. Kita bicara sistem. Sistem yang sekarang itu dilarang mudik kecuali yang sedang tugas,” katanya, Minggu (9/5/2021).

Dia mengingatkan bahwa yang diperbolehkan pergi ke luar kota adalah ASN yang memang sedang bertugas.

“Kan ada ASN yang sedang melakukan pemantauan. Boleh misalnya memantau yang dekat dengan rumahnya. Tapi sebenarnya tetap porsi utamanya pemantauan atau monitoring,” ujarnya.

Dia pun mengimbau agar para pimpinan instansi melakukan pengecekan terhadap pegawai-pegawainya. Salah satu dengan berbagi lokasi.

“Di hari Lebaran semua pimpinan minta anak buahnya share loc (berbagi lokasi). Nah tapi para ASN juga harus  jujur. Karena ada juga misalnya hpnya ditinggal di rumah. Nanti yang di rumah disuruh share loc. Eh mudik pakai hp lainnya. Nah itu jangan. Perlu cek dan ricek dari pimpinannya,” ujarnya.

Zudan pun meminta agar sanksi diberikan kepada PNS yang bandel  nekat mudik. Dia mengingatkan bahwa ASN harus tegak lurus dengan negara.

“Kalau sudah menjadi perintah negara ya silahkan diberikan sanksi yang bandel-bandel itu. Kan begini ASN harus tegak lurus dengan negara,” ungkapnya.

Dia meminta agar ASN bersabar untuk tidak mudik. Menurutnya, saat ini lebih baik fokus untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Kita fokus dulu menangani pandemi. Sabar dulu. Para ASN sabar, bersyukur, menahan diri,” ujar Zudan. 

Editor : Jujuk Ernawati