Mulai Pakai Robot, Zomato PHK 600 Pegawai di India
NEW DELHI, iNews.id - Startup unicorn penyedia platform food delivery dan restoran, Zomato melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 600 pegawai atau 10 persen dari total pegawai. Rasionalisasi dilakukan karena perusahaan asal India ini mulai menggunakan robot.
Dilansir Economic Times India, Rabu (18/9/2019), aksi PHK yang menyasar tim customer support itu dilakukan dalam dua tahap: 60 pegawai pada Agustus dan 540 sisanya di-PHK pada September. Seluruh proses PHK akan tuntas dalam empat bulan ke depan.
Zomato menyatakan, PHK itu dilakukan dengan alasan kemampuan produk dan platform teknologi perusahaan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
"Kecepatan layanan kami meningkat secara dramatis dengan saat ini tinggal 7,5 persen pesanan membutuhkan dukungan (pegawai), turun dari 15 persen pada Maret," ujar Zomato melalui keterangan resmi.
PHK Ratusan Pegawai, Bukalapak Bertekad Balik Modal
Zomato menepis bahwa PHK dilakukan demi mengurangi biaya operasional. Perusahaan justru merekrut sekitar 1.200 pegawai di berbagai divisi sepanjang tahun ini.
"Kami saat ini tengah merekrut pegawai untuk tim teknologi, produk, dan data science. Tim customer support saat ini ada sekitar 400 orang yang masih dipertahankan," ujar Zomato.
Startup B2B kesehatan lokal Medikabazaar menyatakan siap menampung sekitar 200 orang pegawai yang di-PHK Zomato. Perekrutan dilakukan terutama untuk mereka yang ahli di bidang telecalling dan telesales.
"Medikabazaar ingin merombak tim dengan menambah 500 staf di berbagai posisi. Kami bisa dengan segera merekrut 200 bekas staf dari Zomato untuk posisi-posisi yang terkait dengan customer care, sales, dan operasional," ujar Executive Vice President Medikabazaar, Akash Rajpal.
Editor: Rahmat Fiansyah