Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Makanan dan Minuman Paling Banyak Dipesan Online di Indonesia 2025, Ini Terfavorit
Advertisement . Scroll to see content

Ojek Online Menjamur, Populasi Bajaj di Jakarta Turun Drastis

Kamis, 23 Mei 2019 - 21:27:00 WIB
Ojek Online Menjamur, Populasi Bajaj di Jakarta Turun Drastis
Ade, pengemudi bajaj yang bergabung dengan Grab. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)
Advertisement . Scroll to see content

Ade (40), pengemudi bajaj mengakui menjamurnya ojek online dan taksi online membuat pendapatannya tergerus. Hal ini karena bajaj bermain di rute yang sama transportasi online, terutama ojek online.

"Sejak ada aplikator masuk, kita kurang pendapatannya. Ada ojol, banyak saingan. 2016 masih ramai, 2017 sudah banyak ojol itu kurang pendapatan kami," kata dia.

Ade yang menjadi pengemudi bajaj sejak 2001 ini menuturkan, sebelum ada transportasi online, pendapatan kotor yang diperoleh bisa mencapai Rp250.000. Dari jumlah itu, dia mendapat Rp100.000 setelah dipotong bensin dan setoran.

"Masih bisa buat biaya hidup. Teman-teman kita banyak yang bisa sekolahin anaknya sampai kuliah dari narik bajaj banyak. Semenjak ojol masuk, pendapatan berkurang," kata dia.

Kini, bajaj resmi menjadi transportasi online. Hal ini setelah Grab menggandeng bajaj dan memasukkannya ke dalam aplikasi bersama transportasi lain seperti ojek, mobil, dan bus.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut