OJK: 37 Bank Belum Penuhi Ketentuan Modal Inti Minimum Rp3 Triliun

Cahya Puteri Abdi Rabbi ยท Selasa, 06 September 2022 - 14:22:00 WIB
OJK: 37 Bank Belum Penuhi Ketentuan Modal Inti Minimum Rp3 Triliun
Logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan sebanyak 37 bank yang terdiri dari 24 bank umum dan 13 Bank Pembangunan Daerah (BPD) tercatat belum memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp3 triliun.

Seperti diketahui, OJK telah menerbitkan peraturan terkait ketentuan pemenuhan modal inti bank, melalui POJK Nomor 12 Tahun 2020. Peraturan tersebut mewajibkan bank umum harus memenuhi ketentuan modal inti sebesar Rp3 triliun pada akhir 2022, sedangkan BPD memiliki tenggat waktu satu tahun lebih lama, yakni pada 2024.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan berdasarkan data terakhir yang dihimpun OJK, 
sebanyak 13 BPD sedang dalam proses konsolidasi dan pemenuhan modal.

“Kami akan terus dorong konsolidasi. Apakah jika tidak tercapai akan kami downgrade ke BPR. Itu belum final dan masih dibicarakan," kata Dian dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/9/2022).

Dian menjelaskan, dalam pemenuhan modal inti, perbankan dapat menempuh berbagai cara yakni dengan melalui konsolidasi. Berdasarkan POJK Nomor 12 Tahun 2020 pada pasal 3, konsolidasi perbankan dapat dilakukan melakukan beberapa skema. 

Skema tersebut antara lain penggabungan, peleburan dan integrasi. Selain itu, bank juga dapat memenuhi modal inti dengan mencari investor yang ingin masuk ke industri perbankan.

Dian optimistis perbankan dapat memenuhi modal inti tersebut. Untuk itu, pihaknya juga terus memonitor proses pemenuhan modal sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

Sebagai informasi, beberapa bank telah menempuh upaya pemenuhan modal inti Rp3 triliun, seperti PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) yang akan menggelar rights issue dengan target dana Rp1 triliun pada tahun ini. Aksi korporasi tersebut akan diharapkan dapat meningkatkan modal inti perseroan yang baru mencapai Rp 2,29 triliun pada kuartal I 2022. 

Selain itu, PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) yang akan menggelar rights issue dengan target dana sebesar Rp500 miliar. Rights issue dilakukan untuk memenuhi modal inti perseroan yang baru mencapai Rp2,96 triliun per Juni 2022.

Bank lainnya yang juga menghimpun dana dari skema rights issue yakni, PT Bank Victoria International Tbk (BVIC), dan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB).

Sementara itu, sejumlah bank telah mendapatkan investor strategis untuk memenuhi modal inti Rp3 triliun, yakni, PT Bank Maspion Tbk (BMAS) yang sahamnya telah diakuisisi oleh Kbank sebesar 67,5 persen.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda