Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ISSEI 2025: Panggung Strategis Industri Baja Nasional untuk Masa Depan yang Lebih Hijau
Advertisement . Scroll to see content

Pabrik Baja China di Kendal Akan Menjadi yang Terbesar di Asia

Rabu, 25 Juli 2018 - 14:30:00 WIB
Pabrik Baja China di Kendal Akan Menjadi yang Terbesar di Asia
ilustrasi. (Foto: Ant)
Advertisement . Scroll to see content

"Yang tahap kedua nanti akan dibangun infrastruktur penunjang, seperti pelabuhan dan jalan sehingga kalau dijumlahkan secara keseluruhan nilai investasinya mencapai Rp42 triliun," ujar perempuan berusia 37 tahun berlatar belakang dokter itu.

Mirna mengatakan, Hebei Bishi Steel Group akan membangun pelabuhan sendiri dan berbeda dengan pelabuhan yang akan dibangun oleh PT Pelindo bersama mitranya dari Singapura dan China di Kendal.

Penandatanganan keja sama antara Hebei Bishi Steel Group dan PT Seafer Kawasan Indsutri dilakukan di Beidahe, Provinsi Hebei, Senin (23/7), dengan disaksikan Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, dan Bupati Mirna.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jateng, Prasetyo Aribowo, mengatakan perusahaan tersebut akan mendapatkan insentif berupa pembebasan pajak penghasilan (PPh) Badan.

"Sesuai PP 24/2018, industri strategis, seperti baja, dengan nilai investasi sebesar itu secara otomatis mendapatkan tax holiday selama 20 tahun," ujarnya.

Masuknya investasi dari Hebei Bishi Steel Group itu, lanjut dia, mendongkrak nilai investasi asing asal China di Jateng. Sebelumnya investasi China di Jateng baru mencapai 85 juta dolar AS atau satu persen dari seluruh investasi asing.

China juga menduduki peringkat kedelapan negara yang melakukan investasi di Jateng. Jepang, Korea Selatan, Singapura, Inggris, dan Malaysia merupakan negara terbesar yang berinvestasi di Jateng. "Dengan masuknya Bishi ini, maka investasi China di Jateng kini sudah mencapai 15 persen," kata Prasetyo.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut