Pameran Dagang Internasional TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk
Mendag menjelaskan, TEI menjadi salah satu program Kemendag untuk memperluas peluang ekspor melalui pertemuan pelaku usaha nasional dengan calon pembeli dari berbagai negara. Pameran ini menghadirkan beragam produk unggulan Indonesia, mulai dari makanan dan minuman, produk pertanian dan manufaktur, fesyen dan kriya, hingga furnitur, dekorasi rumah, serta kawasan industri yang ditujukan untuk menarik minat investor.
Penyelenggaraan TEI ke-41 juga mendukung tiga program prioritas Kemendag, yakni Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, dan Dari Lokal untuk Global. Ketiga program tersebut diarahkan untuk meningkatkan daya saing produk nasional, memperluas akses ke pasar internasional, serta mendorong lebih banyak pelaku usaha Indonesia menembus pasar ekspor.
“Selaras dengan petunjuk Bapak Presiden, kami terus melakukan perundingan dagang dengan berbagai negara dan kawasan untuk membuka pasar ekspor. Hingga saat ini, ada 25 perjanjian dagang yang sudah terimplementasi dan 13 perjanjian sedang dalam proses perundingan. Upaya ini adalah bagian dari ‘2 TAHUN GERAK NYATA’ transformasi bangsa oleh pemerintahan yang dipimpin Bapak Presiden,” kata Mendag Busan.
Dalam program Dari Lokal untuk Global, Kemendag juga mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar ekspor. Salah satu upayanya dilakukan melalui fasilitasi penjajakan bisnis (business matching) antara UMKM dan calon pembeli mancanegara.
Upaya tersebut didukung 46 kantor perwakilan perdagangan RI yang tersebar di 33 negara. Jaringan ini mencakup atase perdagangan, Indonesia Trade Promotion Center (ITPC), Konsul Perdagangan RI di Hong Kong, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, serta perwakilan RI untuk Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).