Pameran Dagang Internasional TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk
“Kami juga mengupayakan fasilitasi ekspor melalui Desa Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor yang telah mengidentifikasi banyak produk potensial dari desa untuk dikembangkan menembus pasar ekspor. Selain itu, kami menjalin kemitraan antara UMKM dan ritel dalam negeri sehingga produk-produk lokal semakin mendominasi pasar domestik,” ungkap Mendag.
Kemendag turut mendorong kewirausahaan generasi muda melalui program Campuspreneur. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari dan mengembangkan usaha, termasuk menjajaki peluang menjadi eksportir.
“Kami mengajarkan anak-anak muda untuk belajar menjadi wirausaha, salah satunya agar mahasiswa dapat melihat potensi menjadi eksportir. Hingga saat ini, kami sudah menjalin kerja sama dengan 25 perguruan tinggi di seluruh Indonesia,” tambah Mendag Busan.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyoroti peluang ekspor Indonesia yang semakin terbuka di pasar nontradisional, terutama di kawasan Asia Selatan dan Afrika.
“Pasar kita berkembang ke negara-negara mitra baru yang tidak kita duga, ternyata potensinya luar biasa, terutama Asia Selatan yang pertumbuhannya paling tinggi. Ada Bangladesh, Pakistan, India. Kemudian, kita masuk juga ke Afrika,” ungkap Menko Zulkifli.