Patuhi Sanksi Barat, Binance Bekukan Rekening Oligarki Rusia

Jeanny Aipassa ยท Jumat, 04 Maret 2022 - 06:59:00 WIB
Patuhi Sanksi Barat, Binance Bekukan Rekening Oligarki Rusia
CEO Binance, Changpeng Zhao. (Foto: dok iNews)

BEIJING, iNews.id - Binance menyatakan mematuhi sanksi Barat ke Rusia dengan membekukan rekening atau aset oligarki Rusia dan semua pihak yang dituduh mendukung invasi ke Ukraina. 

Pernyataan itu, disampaikan CEO Binance, Changpeng Zhao, saat menjelaskan kebijakan pertukaran mata uang kripto yang diterapkan Binance terkait sanski Barat ke Rusia, seperti dikutip Bloomberg, Kamis (3/3/2022).

Menurut dia, Binance patuh pada sanksi yang telah dikeluarkan sejumlah negara terhadap Rusia, dengan melakukan pembekuan aset atau memblokir rekening sejumlah tokoh oligarki Rusia seperti yang telah dilakukan perbankan.

Meski demikian, Binance tidak akan memberlakukan larangan total pada pengguna asal Rusia. Dia menilai pembekuan aset bagi individu yang tidak terkena sanksi Barat ke Rusia tidak etis untuk dilakukan.

“Saya hanya berpikir itu bukan keputusan kami untuk membekukan akun pengguna. Banyak pengguna Rusia tidak mendukung agresi negara mereka terhadap Ukraina, dan mereka adalah kelompok orang yang paling rentan memiliki dampak kecil pada urusan internasional,” kata Changpeng Zhao. 

Dia menyebutkan, larangan menyeluruh kemungkinan akan mendorong pengguna Rusia yang sah beralih ke platform perdagangan yang lebih kecil atau ilegal.

Zhao mengatakan, Binance mengikuti aturan yang sama seperti bank, dengan membekukan aset setiap individu sesuai sanksi Barat ke Rusia. 

"Saat ini, kebanyakan bank mengikuti daftar sanksi yang sama seperti yang kami lakukan,” ujar Changpeng Zhao.

Tentang apakah oligarki Rusia yang terkena sanksi dapat berdagang di Binance secara anonim, Zhao mengatakan bahwa seluruh pertukarannya bergantung pada verifikasi identitas. 

Dia menambahkan, tidak tahu berapa banyak akun individu Rusia yang mendapat sanksi Barat yang telah dibekukan Binance hingga saat ini. Namun menurutnya, tim kepatuhan Binance bertanggung jawab untuk melaksanakan penegakan hukum.

Langkah Binance juga diterapkan Kraken Exchange, yang menolak membekukan rekening pengguna dari Rusia, kecuali individu yang mendapat sanksi dari Barat. 

Jesse Powell, CEO dari Kraken exchange, mengatakan bahwa Kraken tidak dapat membekukan dana pengguna kecuali jika diharuskan secara hukum untuk melakukannya.

Coinbase juga telah mengumumkan bahwa tidak memberlakukan larangan menyeluruh pada semua transaksi Coinbase yang melibatkan alamat Rusia pada saat ini.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda