PBB Peringatkan Sistem Perbankan Afghanistan Bisa Runtuh, Dampaknya Akan Sangat Besar

Suparjo Ramalan ยท Selasa, 23 November 2021 - 08:28:00 WIB
PBB Peringatkan Sistem Perbankan Afghanistan Bisa Runtuh, Dampaknya Akan Sangat Besar
PBB peringatkan sistem perbankan Afghanistan bisa runtuh, dampaknya akan sangat besar. Foto: Reuters

WASHINGTON, iNews.id - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendorong tindakan segera untuk menopang bank-bank di Afghanistan. PBB Memperingatkan melonjaknya jumlah orang  yang tidak bisa membayar pinjaman dan deposito serta krisis likuiditas tunai bisa menyebabkan sistem keuangan negara itu runtuh dalam beberapa bulan ke depan. 

Dalam laporan tiga halaman tentang perbankan dan sistem keuangan Afghnistan, Program Pembangunan PBB (UNDP) menyatakan, biaya ekonomi dari runtuhnya sistem perbankan dan dampak sosial negatif yang diakibatkan akan sangat besar. 

Penarikan sebagian besar dukungan asing setelah Afghanistan dikuasai Taliban pada 15 Agustus 2021 lalu, yang didukung Barat telah membuat ekonomi negara itu terjun bebas, memberikan tekanan berat pada sistem perbankan yang menetapkan batas penarikan uang mingguan untuk menghentikan pemberian simpanan. 

"Simpanan pembayaran keuangan dan bank Afghanistan sedang kacau. Masalah bank harus diselesaikan segera untuk meningkatkan kapasitas produksi Afghanistan yang terbatas dan mencegah sistem perbankan runtuh," tulis laporan UNDP, dikutip dari Reuters, Selasa (23/11/2021). 

Sementara dalam upaya menemukan cara untuk mencegah keruntuhan diperumit oleh sanksi internasional dan sepihak terhadap para pemimpin Taliban.

"Kami perlu menemukan cara untuk memastikan bahwa jika kami mendukung sektor perbankan, kami tidak mendukung Taliban," kata Kepala UNDP di Afghanistan Abdallah al Dardari.  

"Kami berada dalam situasi yang mengerikan sehingga kami perlu memikirkan semua opsi yang mungkin dan kami harus berpikir kreatif. Apa yang dulunya tidak terpikirkan tiga bulan lalu menjadi bisa dipikirkan sekarang," imbuhnya. 

Sistem perbankan Afghanistan sudah rentan sebelum Taliban berkuasa. Tetapi sejak mereka berkuasa, bantuan pembangunan telah berkurang, miliaran dolar aset Afghanistan telah dibekukan di luar negeri, dan PBB serta kelompok-kelompok bantuan sekarang berjuang untuk mendapatkan cukup uang untuk Afghanistan.

Adapun usulan UNDP untuk menyelamatkan sistem perbankan Afghanistan, mencakup skema penjaminan simpanan, langkah-langkah demi memastikan kecukupan likuiditas untuk kebutuhan jangka pendek dan menengah, serta opsi penjaminan kredit dan penundaan pembayaran pinjaman.

"Koordinasi dengan Lembaga Keuangan Internasional, dengan pengalaman luas mereka tentang sistem keuangan Afghanistan akan sangat penting untuk proses ini," ujar al Dardari, dalam laporannya, mengacu pada Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF).

PBB telah berulang kali memperingatkan sejak Taliban mengambil alih kekuasaan, ekonomi Afghanistan berada di ambang kehancuran yang kemungkinan akan semakin memicu krisis pengungsi. UNDP menyatakan, jika sistem perbankan gagal, perlu waktu puluhan tahun untuk membangunnya kembali.

Editor : Jujuk Ernawati

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: