Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Jadi Bantalan Sosial dan Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement . Scroll to see content

Pekerjaan Model Kantoran Dinilai Akan Musnah di Masa Depan

Senin, 28 Mei 2018 - 17:30:00 WIB
Pekerjaan Model Kantoran Dinilai Akan Musnah di Masa Depan
ilustrasi. (Foto: Okezone.com)
Advertisement . Scroll to see content

“Cara orang-orang yang bekerja secara tradisional sejujurnya membuat mereka depresi. Fakta bahwa Anda bekerja di sebuah perusahaan yang meminta Anda untuk melakukan ini, kapan dilakukan, dimana dilakukan, terasa tidak benar. Kita hidup di dunia teknologi dimana orang-orang seharusnya bisa mengerjakan sesuatu yang mereka pedulikan dan bisa relatif mereka kontrol,” kata Petitti.

Menurut dia, ketika perusahaan memberikan sebuah misi dari awal dengan tujuan yang jelas, pekerja akan lebih bersemangat. Banyak pekerjaan yang dinilai tidak memuaskan pekerjanya.

Co-CEO, Rob Biederman menambahkan, meskipun memiliki keuntungan, konsep ini memiliki kekurangan yaitu keamanan atas jaminan bekerja dalam jangka panjang, bayaran yang konsisten, dan isu soal hak pekerja.

Pekerjaan dengan model freelance juga disebutnya terkadang tidak cocok dengan semua orang karena bayaran diperoleh saat bekerja. Pekerja kantoran tetap mendapat bayaran saat mereka libur. Selain itu, tidak ada jaminan dari perusahaan setelah proyek selesai, akan kembali mendapat proyek baru.

“Ketiadaan hukum membuat para pekerja di sektor manapun dengan konsep gig economy sangat rentan dieksploitasi oleh perusahaan,” kata Frank Field, anggota parlemen Inggris.

Namun, kekhawatiran tersebut tampaknya tidak menyurutkan pergeseran semakin musnahnya model pekerjaa kantoran. Data American Freelance Union pada tahun lalu menyebut, porsi pekerja freelance terhadap angkatan kerja di AS mencapai 36 persen dan diprediksi melampaui porsi pekerja tradisional pada 2027.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut