Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IFSoc Soroti Tingginya Adopsi AI di Industri Fintech, Dorong Penguatan Infrastruktur
Advertisement . Scroll to see content

Pelanggan Lebih Banyak, LinkAja Diyakini Mampu Saingi Gopay dan Ovo

Selasa, 12 Februari 2019 - 21:35:00 WIB
Pelanggan Lebih Banyak, LinkAja Diyakini Mampu Saingi Gopay dan Ovo
Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan bersinergi meluncurkan LinkAja, platform pembayaran digital berbasis QR Code. Kehadiran LinkAja diyakini mampu menyaingi Gopay dan Ovo yang sejauh ini mendominasi pasar.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo menampik LinkAja ingin menyaingi Gopay dan Ovo. Dia menyebut, LinkAja hanya ingin meramaikan industri fintech.

"Kita meramaikan saja bukan pesaing. Basis pelanggan mereka (Gopay dan Ovo) juga belum banyak, 19-20 ribuan lah Gojek, kalau Grab 15 ribuan," kata Gatot di kantornya, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Gatot menyebut, LinkAja diluncurkan pada Maret 2019 mendatang dengan bendera PT Fintek Karya Nusantara (Finarya). Komposisi pemegang saham perusahaan patungan tersebut sudah ditentukan.

PT Telkom akan menggengam 25 persen saham Finarya, diikuti Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI masing-masing 20 persen, Bank BTN dan Pertamina 7 persen serta Asuransi Jiwasraya 1 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut