Pembelian BBM Subsidi Dibatasi Fix Mulai 17 Agustus? Ini Kata Airlangga
JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara soal nasib pembatasan pembelian BBM subsidi. Menurutnya, saat ini pihaknya masih menunggu revisi Perpres 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusiam dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM).
Namun, ketika ditanya kapan revisi aturan itu rampung, Airlangga menyampaikan pemerintah masih perlu koordinasi lebih lanjut.
"Bukan belum goal, kita kan mesti rapat, di rapat koordinasikan dulu," ucap dia, Rabu (10/11/2024).
Kendati demikian, revisi aturan itu sejatinya sudah berada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sementara untuk penetapannya masih menunggu persetujuan dari pihak-pihak terkait.
Ini Persiapan Pertamina Jelang Pembatasan Beli BBM Subsidi Mulai 17 Agustus
"Sudah selesai. Ya tentu butuh persetujuan. Nanti kita rapatkan. Tentu kita rapatkan dulu, setelah rapat baru didorong," tuturnya.
Sehingga perihal rencana pembatasan pembelian BBM subsidi mulai 17 Agustus 2024, Airlangga menyebut pemerintah masih perlu berkoordinasi. Sebab, belum ada keputusan pasti soal wacana tersebut.
Luhut Mau Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 17 Agustus!
"Kita akan rapatkan lagi. Belum," tutupnya.
Asal tahu saja, wacana pembatasan pembelian BBM subsidi diungkapkan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut bilang, pemerintah terus melakukan efisiensi anggaran. Salah satunya dengan mengatur distribusi BBM subsidi agar lebih tepat sasaran.
"Kita berharap 17 Agustus ini kita sudah bisa mulai di mana orang yang tidak berhak mendapatkan subsidi itu akan bisa kita kurangi," ujar Luhut melalui instagram resminya @luhut.pandjaitan, yang dikutip iNews.id pada Selasa (9/7/2024).
Editor: Puti Aini Yasmin