Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penjualan Motor di Indonesia 2025 Tembus 6,4 Juta Unit, Listrik Tak Sampai 1 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Penggunaan Motor Listrik Masih Rendah, Asosiasi Singgung Jumlah Dealer Masih Minim

Rabu, 29 November 2023 - 16:16:00 WIB
Penggunaan Motor Listrik Masih Rendah, Asosiasi Singgung Jumlah Dealer Masih Minim
Jumlah dealer kendaraan listrik yang masih sangat minim di Indonesia dapat menghambat target capaian penggunaan motor listrik. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi menyebut, jumlah dealer kendaraan listrik di Indonesia masih sangat minim. Hal ini menghambat target capaian penggunaan motor listrik di Tanah Air meskipun sudah ada insentif sebesar Rp7 juta dari pemerintah.

"Menurut saya, aspek internal sebetulnya adalah dealer belum merata di seluruh daerah. Saya tadi pagi dapat telepon dari Jember nanya, saya mau beli motor listrik subsidi, ternyata di Jember belum ada padahal kota besar di Jawa Timur,” ujar Budi di acara Inabuyer EV Expo 2023 di Smesco Indonesia, Jakarta, Rabu (29/11/2023).

Budi menambahkan, saat ini terdapat 500 dealer yang sudah terdata di Sistem Informasi Pemberian Bantuan Pembelian Kendaraan Listrik Roda Dua (SISAPIRa). Lalu, terdapat 200 dealer yang sedang menunggu verifikasi, sehingga total ada 700 dealer motor listrik di seluruh Indonesia.

"700-an dealer sudah ada di seluruh Indonesia. Tapi kan mungkin populasi terbanyak masih di Jakarta. Mungkin daerah-daerah masih kurang," tuturnya.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, sebenarnya sejumlah merek motor listrik yang sudah memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) 40 persen sudah membuka dealer motor listrik. 

Oleh karena itu, pihaknya mendorong 17 merek motor listrik yang sudah memiliki TKDN dan menjadi mitra pemerintah untuk melakukan penjualan dengan skema bantuan pemerintah melalui penetrasi ke pasar dengan membentuk kerja sama di berbagai daerah.

"Makanya ada kegiatan ini (Inabuyer EV Expo 2023), skema kita kan juga b to b. Ini banyak pengusaha-pengusaha dari seluruh Indonesia hadir di kesempatan ini akan melamar untuk bisa kerja sama menjadi dealer," ucapnya.

Seperti diketahui, target pemerintah tahun ini adalah menjual 200.000 unit motor listrik dengan subsidi Rp7 juta, yang syaratnya harus diproduksi lokal dan memiliki nilai TKDN 40 persen. Selain itu, pemerintah juga memudahkan syarat bagi pembeli, di mana satu NIK KTP untuk satu unit motor listrik.

Namun Budi menyebut hingga akhir November 2023, baru ada 15.000 unit motor listrik yang sudah mengaspal. 

“Kalau 200.000 unit mungkin tidak tercapai (di akhir tahun) ya. Tetapi di bulan November ini sudah mencapai 15.000 unit. Mungkin sampai akhir tahun, bisa sampai 25.000 (motor listrik) mudah-mudahan sih,” katanya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut