Penuhi Target Produksi, Tambang Batu Bara yang Diakuisisi IATA Tunjuk 2 Kontraktor Baru
BCR memiliki 9 IUP di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, antara lain:
IATA Akan Disuntik Aset Senilai Rp2,6 Triliun
- BSPC dan PMC yang sudah beroperasi, menghasilkan batubara dengan kisaran GAR 2.800 – 3.600 kkal/kg. BSPC memiliki perkiraan total sumber daya 130,7 juta MT, sementara PMC memiliki 76,9 juta MT, dengan perkiraan total cadangan masing-masing sebesar 83,3 juta MT dan 54,8 juta MT.
- IBPE dan APE akan mulai memproduksi batubara pada 2022. PT Energi Inti Bara Pratama (EIBP), PT Sriwijaya Energi Persada (SEP), PT Titan Prawira Sriwijaya (TPS), PT Primaraya Energi (PE), dan PT Putra Mandiri Coal (PUMCO) akan beroperasi dalam satu atau dua tahun dari sekarang. Tujuh IUP ini memiliki estimasi total sumber daya menjanjikan, lebih dari 1,4 miliar MT.
Selain tambang batu bara, BCR memiliki infrastruktur pendukung seperti dermaga dan jalan angkut sepanjang 12 km. BCR juga akan membangun dermaga dan jalan angkut baru untuk meningkatkan kapasitas produksinya.
Sementara itu, transaksi material ini akan dipenuhi dengan penerbitan saham baru melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dan diharapkan selesai pada semester I/2022.
Editor: Jujuk Ernawati