Perbaiki Jalan Lintas Sumatra Timur, Pemerintah Alokasikan Rp844 Miliar

Suparjo Ramalan ยท Minggu, 28 Juni 2020 - 11:53 WIB
Perbaiki Jalan Lintas Sumatra Timur, Pemerintah Alokasikan Rp844 Miliar

Peningkatan kemantapan (preservasi) Jalan Lintas Sumatra Timur. (Foto: PUPR)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran sekitar Rp844 miliar untuk perbaikan Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) bagian Timur dari Jambi hingga Lampung. Anggaran itu dipenuhi dari surat berharga syariah negara (SBSN) atau suku negara.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, kemampuan pendanaan APBN sangat terbatas untuk membiayai pembangunan infrastruktur. SBSN dinilainya bisa menjadi solusi

"Kementerian PUPR memanfaatkan secara optimal potensi alternatif pembiayaan seperti SBSN untuk mengurangi kesenjangan antara kebutuhan dengan kemampuan pembiayaan APBN," katanya, Minggu (28/6/2020).

SBSN ini, kata Basuki, akan difoksukan pada peningkatan kemantapan jalan lintas utama, termasuk Jalan Lintas Sumatra. Jalan ini dinilianya mendukung sistem logistik nasional (Sislognas).

Untuk Jalan Lintas Sumatra, pemerintah mengalokasikan Rp193 miliar untuk preservasi jalan Jambi-Peninggalan sepanjang 90,15 kilometer (km). Progres preservasi saat ini sudah mencapai 85,47 persen dan diharapkan bisa memangkas waktu perjalanan dari 3,5 jam menjadi 2 jam.

Selain itu, preservasi dilakukan pada Jalan Peninggalan-Sei Lilin-Betung sepanjang 77,74 km. Progresnya mencapai 81,35 persen dengan nilai kontrak Rp209,6 miliar

Kepala BBJN Palembang, Saiful Anwar menambahkan, jalan lainnya yang tengah ditingkatkan kualitasnya yaitu Jalan Betung-Kota Palembang sepanajng 56,16 km. Nilai kontrak mencapai Rp124 miliar.

"Saat ini progres fisiknya sudah mencapai 67,31 persen dan diharapkan akan mempercepat waktu tempuh rata-rata pada ruas tersebut dari 5 jam menjadi 2 jam perjalanan," ujarnya.

Lalu, peningkatan dilakukan pada Jalan Kota Palembang-Kota Kayu Agung sepanjang 49,55 km dengan kontrak Rp118 miliar. Saat ini, progres fisik pekerjaan mencapai 79,8 persen.

Terakhir, ruas jalan Celikah-Kayu Agung-Lampung 109,6 km senilai Rp199,9 miliar. Saiful menyebut, peningkatan kualitas jalan sudah mencapai 73,2 persen dan diharapkan memangkas waktu dari 3,5 jam menjadi 2,5 jam.

Editor : Rahmat Fiansyah