Peredaran Uang Tunai Jelang Lebaran 2023 Diprediksi Meningkat 15 Persen
JAKARTA, iNews.id - Peredaran uang tunai menjelang Lebaran 2023 diprediksi meningkat hingga 15 persen dibandingkan kondisi normal. Meski demikian, perbankan Indonesia diyakini mampu memenuhi kebutuhan uang tunai di masa Ramadan dan Lebaran 2023.
Pernyataan itu, disampaikan Chief Economist The Indonesia Economic Intelligence, Sunarsip, dalam program Market Review IDX Channel, Selasa (4/4/2023). Menurut dia, meningkatnya kebutuhan uang tunai menjelang lebaran karena kebutuhan untuk Tunjangan Hari Raya (THR) dan konsumsi masyarakat untuk perayaan Lebaran 2023.
“Walaupun demikian, bank berada pada kondisi yang positif dan bisa memenuhi kebutuhan uang tunai di masyarakat,” ujar Sunarsip.
Dia membeberkan, beberapa aspek yang menopang bank dalam memenuhi permintaan uang tunai tersebut, yakni pertumbuhan kredit yang mencapai 11 persen, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai 9 persen hingga 10 persen, dan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) yang mencapai 25 persen.
Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp49,6 Triliun untuk Kebutuhan Jelang Lebaran
Kondisi tersebut menunjukan tren positif di tengah-tengah perlambatan ekonomi, sehingga bank dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan memiliki cadangan uang tunai untuk kemudian disebarkan melalui anjungan tunai mandiri (ATM).