Pererat Kerja Sama Bilateral, Ini yang Ditawarkan Sandiaga Uno ke Pemerintah Korsel
Kemudian, peningkatan program pertukaran pelajar, beasiswa atau kursus bagi mahasiswa Politeknik Pariwisata, pegawai asal Indonesia, serta program magang bagi mahasiswa. "Saat ini ada beasiswa kursus dari KOPIST (Korea Partnership Initiative for Sustainable Tourism), kami berharap ke depannya akan lebih banyak lagi pertukaran pelajar dari Korea dan Indonesia," ucapnya.
Tawaran selanjutnya yang disampaikan Sandiaga adalah mendukung usulan Indonesia menjadi Dewan Eksekutif United Nations World Tourism Organization (UNWTO). Kemudian, kemungkinan pencocokan bisnis antara Korea Selatan dan Indonesia.
Hal tersebut merujuk data wisatawan mancanegara asal Indonesia yang pernah berkunjung ke Korea Selatan dalam 10 tahun terakhir. Begitu juga dengan data wisatawan asal Korea Selatan yang berkunjung ke Indonesia.
Diketahui, Korea Selatan termasuk dalam 20 besar turis asing yang berkunjung ke Indonesia. Wisatawan asal Korea Selatan tercatat menduduki peringkat ke-11 dengan 121.273 kunjungan ke Indonesia pada tahun 2022.
"Tahun ini, kami menargetkan lebih tinggi kunjungan wisatawan asal Korea Selatan, yaitu mencapai 94.200-199.200 kunjungan," ujar Sandiaga.
Sementara itu, dalam sektor ekonomi kreatif, dia menyampaikan sejumlah penawaran kerja sama. Antara lain, kerja sama timbal balik dalam sektor ekonomi kreatif antara kedua negara, kemudahan akses pasar untuk produk ekonomi kreatif dari Indonesia ke Korea.
Selanjutnya, pertukaran program, pelatihan Pendidikan, peningkatan kapasitas, dan transfer ilmu di sektor ekonomi kreatif. Kemudian, memfasilitasi produksi bersama dan program co-branding dalam sektor ekonomi kreatif.
"Serta berinvestasi dalam sektor ekonomi kreatif di Indonesia," katanya.