Perusahaan Baja Asal China Investasi Rp35 Triliun di Kendal
Selain menyediakan infrastruktur yang cukup memadai, kata dia, pemerintah provinsi Jawa Tengah akan mempermudah proses perizinan. "Sukses investor, sukses kita bersama. Sukses pembangunan, sukses masyarakat juga," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Hebei Bishi Industry Group, Deng Ji berharap bisa segera merealisasikan investasi di wilayah kawasan industri Seafer Kendal Jateng itu.
"Penandatanganan kesepakatan bersama telah kami lakukan. Kami ingin segera merealisasikannya. Bahkan kalau bisa kami ingin berinvestasi lebih banyak lagi di Jawa Tengah," katanya.
Menurut dia, investasi di Jateng itu merupakan salah satu proyek percontohan China dalam kerangka inisiatif Jalur Sutera dan Jalur Maritim Abad ke-21 (Belt and Road Initiative) di Indonesia.
Presiden Direktur PT Seafer Kawasan Industri, Harry W. Sudarwo mengaku telah mempersiapkan lahan seluas 700 hektare (ha) yang dibutuhkan untuk proyek tersebut. "Lahan sudah kami persiapkan. Izin juga sudah kami kantongi," ujar pria kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur itu.
Penandatanganan kesepakatan bersama antara Hebei Bishi Industry Group dan PT Seafer Kawasan Industri dilakukan di Beidahe, Provinsi Hebei, Senin (23/7/2018). Kesepakatan itu disaksikan oleh Dubes Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun, Wagub Jateng Heru Sudjatmoko, dan Bupati Kendal Mirna Annisa.
Editor: Rahmat Fiansyah