Promosi Pembukaan Bali dan Kepri, Sandiaga Uno Gandeng Biro Perjalanan 19 Negara

azhfar muhammad · Selasa, 26 Oktober 2021 - 09:43:00 WIB
Promosi Pembukaan Bali dan Kepri, Sandiaga Uno Gandeng Biro Perjalanan 19 Negara
Menparekraf Sandiaga Uno menggandeng biro perjalanan di 19 negara untuk mempromosikan pembukaan Bali dan Kepri. (Foto: IG)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah terus melakukan beragam upaya untuk mempromosi pembukaan kembali Bali dan Kepulauan Riau (Kepri) bagi wisatawan mancanegara. Salah satunya, dengan mengandeng biro perjalanan di 19 negara.   

"Kami menggandeng biro perjalanan di 19 negara dan melalui media kami sendiri maupun kampanye #ItsTimeforBali, kami juga sudah men-trigger aktivasi dari perwakilan Indonesia di luar negeri untuk mendorong industri pariwisata khususnya di Bali untuk mengamplifikasi di channel destinasi masing-masing," kata Sandiaga dalam keterangannya, Selasa (26/10/2021). 

Memasuki pekan kedua sejak dibukanya kembali penerbangan internasional dari 19 negara, Sandiaga mengaku ada beberapa evaluasi yang menjadi perhatian. Sandiaga mengatakan, promosi juga dengan proses monitoring dan evaluasi secara ketat. 

“Seperti penyempurnaan regulasi terkait entry point Bandara di Bali dan Kepri, sinkronisasi data hotel karantina yang dimiliki oleh Kemenkes, Kantor Kesehatan Pelabuhan Bali, dan Bali Tourism Board,” ujarnya. 

Selain itu, pembahasan kembali dengan Kementeriaan Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi tentang asuransi dan Keputusan Satgas Nomor 15 Tahun 2021 yang menyatakan wisatawan tidak diperbolehkan keluar kamar atau villa yang ditunjuk. 

"Regulasi entry point di Bali dan Kepri ini terus kita tingkatkan, sinkronisasi dan juga terkait usulan pemanfaatan Live On Board (LOB), yaitu karantina di atas kapal phinisi dan skema pembayaran asuransi juga terus disempurnakan," ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga memberikan tanggapan terkait kewajiban tes swab PCR sebagai syarat perjalanan menggunakan pesawat terbang. Sandiaga menyebutkan hal ini sebagai upaya meningkatkan keyakinan masyarakat dalam melakukan perjalanan udara. 

"Karena syarat penerbangan ini sudah tidak lagi dikurangi kapasitasnya, sudah 100 persen penerbangan. Maka diambil keputusan (pemberlakuan swab PCR sebagai syarat terbang) untuk memberikan keyakinan bahwa yang bepergian itu tidak mengidap Covid-19," ucapnya. 

Dalam rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, presiden menyampaikan penerapan tes swab PCR merupakan salah satu bagian penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. 

"Kita harus terapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin dengan melakukan testing karena ada sekitar 100 lebih kabupaten dan kota yang meningkat kasus-kasus barunya, termasuk pemanfaatan PeduliLindungi ini harus ditingkatkan kepatuhannya," tutur Sandiaga. 

Adapun 19 negara yang diizinkan untuk masuk wilayah Bali dan Kepri, yakni Saudi Arabia, Uni Emirat Arab (UEA), Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Prancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, dan Norwegia.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda