Rapimnas Kadin 2025, Anindya Bakrie Dorong Pemberdayaan UMKM Jadi Fokus Utama
Di tengah tekanan tersebut, Anindya tetap menegaskan bahwa perekonomian Indonesia berada dalam posisi yang relatif kuat. Dia mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,04 persen, menjadikan Indonesia salah satu dari tiga negara dengan pertumbuhan tertinggi di G20.
“Banyak yang bertanya, bagaimana dari 5 menjadi 8? Semua ini mesti bertahap. Infrastruktur keuangan sedang dibenahi. Dalam laporan Bank Dunia, 5,04 persen dari Indonesia disebut sebagai bright spot dalam pertumbuhan ekonomi dunia,” ucapnya.
Stabilitas ekonomi juga terlihat dari inflasi Oktober 2025 yang tercatat 2,86 persen, serta nilai neraca perdagangan kuartal III sebesar 4,34 miliar dolar AS. Jika angka itu konsisten, nilai tahunan diperkirakan bisa mencapai lebih dari 16 miliar dolar AS. Sementara itu, realisasi investasi pada kuartal ketiga telah mendekati Rp500 triliun.
"Jadi angka-angka makro sudah terlihat arahnya ke jalan yang benar. Nah sekarang bagaimana di Kadin fokusnya ke mikro ekonomi," katanya.
Editor: Aditya Pratama