Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bertemu Prabowo di Istana, Bahlil Beberkan Rencana Pembangunan PLTS
Advertisement . Scroll to see content

Resmikan PLTS Atap Pabrik Danone-Aqua, Gubernur Jabar Dorong Pelaku Industri Implementasikan EBT

Rabu, 22 September 2021 - 15:04:00 WIB
Resmikan PLTS Atap Pabrik Danone-Aqua, Gubernur Jabar Dorong Pelaku Industri Implementasikan EBT
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Pabrik Danone-AQUA di Mekarsari, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (21/9/2021). (foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mendorong pelaku industri di provindi tersebut mengimplementasikan energi aru terbarukan (EBT) untuk meminimalisasi dampak penggunaan energi dari fosil. 

Pernyataan itu, disampaikan Ridwan Kamil saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Pabrik Danone-AQUA di Mekarsari, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (21/9/2021), secara virtual, yang bertepatan dengan Zero Emission Day (Hari Emisi Nol Sedunia). 

Peresmian itu, juga dihadiri Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Bambang Rianto, serta Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. 

Dalam sambutannya, Ridwan Kamil, mengatakan Jabar merupakan provinsi dengan populasi terbesar linier dengan tingkat konsumsi energinya. Guna mencukupi kebutuhan energi dan meminimalisir dampak lingkungan penggunaan energi yang berasal dari fosil, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar menargetkan proporsi suplai energi baru terbarukan untuk energi primer tersebut sebesar 20,1 persen. 

Menurut dia, dalam Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Jawa Barat menargetkan add-on dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 918 MW. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memiliki target untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca hingga 4,29 persen dimana 1,84 persen adalah kontribusi sektor energi.

Terkait dengan itu, Ridwan Kamil mengapresiasi manajemen Danone Indonesia yang telah memasang PLTS Atap di pabrik Danone-Aqua di Sukabumi, karena mengimplementasikan ETB. 

“Kami ucapkan apresiasi kepada Danone Indonesia yang telah berpartisipasi dalam Program Pemerintah dengan membangkitkan energi baru terbarukan berupa tenaga surya di fasilitas Pabrik Mekarsari. Kami berharap hal tersebut mampu mendorong penggunaan energi baru terbarukan serta menjadi contoh bagi pelaku industri,” kata Ridwan.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap yang dipasang di pabrik terbesar Danone-AQUA di Indonesia tersebut memiliki kapasitas sistem sebesar 2.112 kWp, dan mampu menghasilkan listrik sebesar 2,3 GWh per tahun, serta mengurangi 1.916 ton CO2 per tahun.

VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto, mengatakan pemasangan PLTS Atap Mekarsari merupakan bagian dari komitmen Danone-AQUA untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam mencapai ambisi Emisi Nol pada 2060. 

Hal itu, juga sejalan dengan target pemerintah dalam meningkatkan bauran energi baru terbarukan hingga 23 persen pada 2025, serta upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan implementasi energi baru terbarukan hingga 6,8 GW pada 2025.

Vera menjelaskan, Danone-AQUA merupakan pelopor pemanfaatan PLTS Atap di industri dalam negeri sejak 2017. Upaya untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam mempercepat transisi penggunaan energi terbarukan di Indonesia ini merupakan perwujudan komitmen Danone-AQUA untuk menjadi perusahaan dengan Emisi Nol atau Netral Karbon dalam seluruh rantai pasok perusahaan pada tahun 2050, serta penggunaan 100 persen energi listrik terbarukan pada 2030. 

"Melalui peresmian PLTS Atap berkapasitas 2.112 kWp di Pabrik Mekarsari yang merupakan fasilitas produksi terbesar kami, hingga saat ini telah ada empat pabrik DanoneAQUA yang memanfaatkan PLTS Atap dengan total kapasitas terpasang mencapai 6,2 MWp," ujar Vera, dalam keterangannya, Rabu (22/9/2021). 

Dia menjelaskan, perseroan menargetkan agar PLTS Atap dapat dimanfaatkan sebagai opsi sumber energi terbarukan pada 21 pabrik Danone-AQUA di seluruh Indonesia, dengan kapasitas hingga 15 MWp pada tahun 2023, sembari terus menjajaki opsi energi terbarukan inovatif lainnya.

Sebelumnya bertepatan dengan hari peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76, Danone-AQUA bersama sejumlah perusahaan multinasional lainnya yang tergabung dalam kelompok kerja Corporate Buyer dari Clean Energy Investment Accelerator (CEIA) telah menandatangani aspirasi bersama untuk menyatakan dukungannya ke Pemerintah Indonesia dalam pengadaan energi terbarukan untuk sektor komersial dan industri di Indonesia.

Termasuk di dalamnya yaitu kesediaan untuk bermitra dengan pemerintah, sektor keuangan, mitra utilitas, dan pemangku kepentingan pasar lainnya dalam upaya mencapai tujuan energi terbarukan di Indonesia. 

Gina Lisdiani, Co-Lead dari Clean Energy Investment Accelerator (CEIA), mengatakan Indonesia memiliki potensi energi surya yang berlimpah karena berada di daerah khatulistiwa. Menurutnya, CEIA dan Danone-AQUA serta perusahaan lain yang tergabung dalam Kelompok Kerja CEIA Indonesia memiliki visi yang sama dalam mempercepat capaian target energi baru terbarukan Indonesia.

"Kami berharap langkah Danone-AQUA, dapat menjadi acuan bagi industri yang lain, bahwa pengadaan EBT kini semakin mudah dan terjangkau. Sehingga, kami juga mendorong lebih banyak lagi perusahaan bergabung bersama kami, untuk menemukan solusi bersama untuk pengadaan EBT yang ramah lingkungan,” tutur Gina.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut