RI Ekspor Bawang Goreng, Wamendag Tekankan Inovasi Produk

Ferdi Rantung ยท Jumat, 04 September 2020 - 07:15:00 WIB
RI Ekspor Bawang Goreng, Wamendag Tekankan Inovasi Produk
Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto didampingi Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dan jajaran Kementerian Perdagangan melepas ekspor 20 ton bawang goreng ke Malaysia. (Foto: Humas Kemendag)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia mengekspor bawang goreng 20 ton ke Malaysia. Ekspor yang dilakukan PT Inti Sumber Citra Rasa itu dinilai menunjukkan pentingnya memberikan nilai tambah pada produk mentah.

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga menekankan, kekuatan produk untuk berdaya saing ditentukan oleh inovasi. Hal ini selaras dengan arahan Presiden Jokowi untuk memberikan nilai tambah pada setiap produk.

"Kelihatannya sederhana, tetapi semua produk sebenarnya terletak pada bagaimana ia diinovasikan sehingga punya nilai tambah, termasuk bawang ini. Semua pada dasarnya punya peluang ekspor, asal ada nilai tambah sehingga konsumen memang akhirnya membutuhkan produk tersebut," katanya, Jumat (4/9/2020).

Jerry mendorong pelaku usaha untuk berinovasi pada setiap tahap produk dari produksi, hingga pemasaran. Dalam hal ini, Kementerian Perdagangan siap memfasilitasi pelaku usaha untuk memberikan nilai tambah pada produknya.

Menurutnya, inovasi pada komoditas, khususnya sektor pertanian tidak hanya akan memperluas akses pasar, melainkan juga mendongkrak kesejahteraan para pekerja, termasuk petani.

"Sekarang bayangkan, dalam panen raya bawang merah di Brebes, kadang kala harganya jatuh sehingga petani rugi, mereka yang bekerja sebagai buruh juga ikut terdampak. Semua terdampak. Nah, kalau bawang merah itu dkelola dengan inovasi lebih lanjut tentu akan menekan dampak kerugian itu, termasuk dalam hal ini dijadikan bawang goreng, dibuat lebih awet dan kemudian dipasarkan di negara lain," ucapnya.

Tak hanya bawang, kata Jerry, masih banyak komoditas lain yang bisa dilakukan inovasi. Dia yakin produk-produk seperti jengkol dan petai juga memiliki pangsa pasar di luar negeri.

"Kalau jengkol dan petai saja punya potensi ekspor, tentu komoditas yang lain seperti buah-buahan maupun kacang-kacangan dan lain-lain bisa juga diekspor. Kita pasti bantu dalam pembukaan akses pasar dan hal-hal yang berkaitan dengan perdagangan lainnya.” ujarnya.


Editor : Rahmat Fiansyah