RI Jajaki Kerja Sama Sektor Energi hingga Otomotif dengan Afrika Selatan
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Indonesia berupaya untuk menjajaki Preferential Trade Agreements (PTA) dengan pasar non-tradisional. Afrika Selatan jadi salah satu negara potensial yang dibidik.
“Dapat dikatakan bahwa saat ini kedua negara sedang menjajaki PTA yang bertujuan untuk membuka peluang pasar. PTA merupakan upaya penguatan industri manufaktur kedua negara, khususnya di sektor peralatan militer, produk makanan olahan, dan pertanian,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya, Minggu (25/9/2022).
Agus menambahkan, Afrika Selatan sendiri memiliki kerja sama Just Energy Transition Partnership dengan Prancis, Jerman, Inggris dan Amerika Serikat. Pengalaman tersebut dapat dipelajari dan best practice bagi Indonesia dalam menemukan model yang sesuai untuk menangani isu perubahan iklim di Indonesia.
Lebih lanjut, Agus menuturkan, Indonesia dan Afrika Selatan sama-sama kaya akan produk mineral dan logam mulia.
Mendag Salurkan 674.400 Minyak Goreng Murah ke Indonesia Timur
“Kami mencoba untuk secara moderat menerapkan kontrol terhadap ekspor, terutama ekspor bahan baku, dengan harapan dapat mendorong hilirisasi produk mineral tersebut menjadi produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi,” kata dia.