RUPSLB Semen Baturaja Sepakati Integrasi dengan SIG
JAKARTA, iNews.id - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Semen Baturaja Tbk (Persero) atau SMBR, Selasa (24/1/2023), menyepakati rencana integrasi dengan PT Semen Indonesia Tbk (Persero) atau SIG dalam holding subklaster semen.
Daolam RUPSLB tersebut, manajemen melaporkan akhir tahun 2022 menjadi milestone bersejarah bagi SMBR, di mana proses integrasi SMBR ke SIG berhasil diselesaikan dan telah melengkapi seluruh tahapan pembentukan holding BUMN Sub klaster semen.
Hal ini ditandai dengan penandatanganan Akta Perjanjian Pengalihan Saham pada tanggal 19 Desember 2022 antara Negara Republik Indonesia dan SIG. Dengan perjanjian ini sebanyak 7,499 miliar Saham Seri B milik Negara RI di SMBR beralih kepemilikannya kepada SIG. Dengan demikian, status SMBR berubah menjadi Non-Persero dan menjadi salah satu anak perusahaan SIG.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, RUPSLB SMBR juga memutuskan perubahan beberapa pasal dalam anggaran dasar Perseroan, antara lain terkait modal, saham, tugas, wewenang dan kewajiban direksi, rapat direksi, rencana kerja dan anggaran tahunan, dan pasal lainnya yang mengatur anggaran dasar.
Resmi, Pemerintah Alihkan 75,51 Persen Saham Semen Baturaja ke SIG
Dalam RUPSLB juga disepakati perubahan Susunan Pengurus Perseroan. RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat anggota Direksi SMBR yaitu Direktur Pemasaran, Mukhamad Saifudin dan Direktur Umum & SDM, Gatot Mardiana.
Selanjutnya terdapat perubahan nomenklatur Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menjadi Direktur (Fungsi Keuangan dan SDM), Direktur Produksi dan Pengembangan menjadi Direktur (Fungsi Operasi Perseroan), sehingga susunan kepengurusan pun berubah menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Franciscus M.A Sibarani
Komisaris Independen: Chowadja Sanova
Komisaris: Hadi Daryanto
Direksi:
Direktur Utama: Daconi Khotob
Direktur (Fungsi Keuangan dan SDM Perseroan): Tubagus Muhammad Dharury
Direktur (Fungsi Operasi Perseroan): Suherman Yahya
Sedikit menggambarkan kinerja pada tahun 2022, ditengah penurunan demand di wilayah Sumatera terutama Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang merupakan wilayah pasar basis,
SMBR mampu meningkatkan volume penjualan semen sebesar 4% sehingga pangsa pasar SMBR di Sumbagsel menjadi 34% atau tumbuh 3%.
Pertumbuhan kinerja tersebut tidak terlepas dari konsistensi Manajemen SMBR dalam menerapkan inisiatif strategis seperti memperkuat posisi pasar, cost leadership melalui program SMBRGO45 dan upaya peningkatan kompetensi
karyawan.
Editor: Jeanny Aipassa