Sandiaga Uno Ajak Generasi Muda Ambil Peluang Digital di Era Metaverse

Suparjo Ramalan · Sabtu, 15 Januari 2022 - 11:30:00 WIB
Sandiaga Uno Ajak Generasi Muda Ambil Peluang Digital di Era Metaverse
Menparekraf Sandiaga Uno ajak generasi muda ambil peluang digital di era metaverse. Foto: Kemenparekraf

SLEMAN, iNews.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengajak generasi muda, terutama generasi milenial dan Z meningkatkan kompetensi untuk mengambil peluang di era metaverse yang penuh peluang baru dalam percepatan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 

"Kami baru saja mengadakan diskusi dengan teman-teman generasi milenial, generasi Z membahas tentang metaverse yang kami yakini sebagai peluang yang bisa kita gunakan untuk kebangkitan ekonomi dan membuka peluang kerja," kata dia saat acara diskusi Netes Business Incubation: Pengembangan SDM dan Peluang Percepatan Ekonomi Era Metaverse di Cafe Netes, Sleman, DIY, Jumat (14/1/2022). 

Metaverse adalah sebuah dunia virtual di mana pengguna dapat berbelanja, bersosialisasi, mengambil bagian dalam kegiatan, berdagang, rekreasi, dan belajar di dalamnya. Melalui Metaverse, pengusaha dapat membuka peluang tanpa batas untuk meraih banyak keuntungan dengan cara yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan.

Bagi para pelaku di bidang industri kreatif, khususnya digital, desain, dan game, ini akan menjadi lahan yang terbuka lebar untuk meraih banyak peluang. Melihat sumber daya manusia di Indonesia yang di dominasi usia produktif, maka era metaverse dapat menjadi wadah serta peluang percepatan ekonomi. 

"Sebanyak 23 juta lapangan kerja mungkin tergantikan, tapi ada 46 juta lapangan kerja baru terutama yang berkaitan dengan artificial intelligence, blockchains dengan virtual reality dan augmented reality, serta inovasi-inovasi lainnya," ujar Sandiaga. 

"Ini adalah awal kebangkitan, kita harus bergerak secara tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu agar apa yang diinginkan oleh teman-teman milenial ini mereka menjadi tuan rumah di negeri sendiri," imbuhnya. 

Dia berharap ruang-ruang diskusi seperti ini dapat terus dihadirkan sehingga bisa menjadi ruang diskusi dan kreasi yang penuh inovasi dan kreativitas. 

Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga menyinggung tentang Ngopi in the Sky, destinasi yang sempat viral dalam beberapa waktu belakangan. Namun oleh Pemda DIY, wahana yang mengajak pengunjung menikmati kopi dan hidangan lain dari ketinggian dengan menaiki gondola yang digantung menggunakan mobil crane itu dihentikan sementara oleh Pemprov DIY karena alasan keamanan, termasuk belum adanya izin operasional. 

"Hasil dari penelaahan sementara yang dilakukan oleh tim K3, masih perlu ada perbaikan dan kami sangat mendukung penuh agar mereka mengutamakan keselamatan dan juga sertifikasi CHSE. Setelah mereka memenuhi aspek keamanan dan keselamatan, tentu juga dalam bingkai CHSE terintegrasi dengan PeduliLindungi," tuturnya. 

"Kami tentu akan berkoordinasi, memberikan fasilitasi. Dan mudah-mudahan jika ini semua terpenuhi, maka bisa beroperasi," imbuh Sandiaga.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda