Tak Hanya Lansia, Penyakit Jantung Kini Incar Anak Muda akibat Gaya Hidup
JAKARTA, iNews.id – Penyakit jantung kini tidak lagi identik dengan kelompok lanjut usia (lansia). Gaya hidup tidak sehat yang banyak dijalani anak muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), membuat risiko penyakit kardiovaskular meningkat sejak usia produktif dan berpotensi berkembang menjadi gagal jantung di masa mendatang.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr Bobby Arfhan Anwar, mengingatkan bahwa sejumlah kebiasaan yang dianggap sepele justru menjadi pemicu utama kerusakan jantung dalam jangka panjang. Melalui edukasi di akun Instagram pribadinya, dia menyoroti empat kebiasaan yang perlu segera dihentikan.
Kebiasaan pertama adalah merokok, termasuk penggunaan rokok elektrik atau vape yang kian populer di kalangan anak muda. Menurut dr Bobby, keduanya sama-sama dapat merusak pembuluh darah jantung.
"Merokok itu warisan kuno generasi milenial dan di atasnya. Tidak ada manfaatnya, melainkan memicu kecanduan dan merusak pembuluh darah jantung. Ngevape pun bukan berarti lebih aman, karena yang dibutuhkan tubuh hanyalah udara bersih," ujarnya, dikutip Kamis (6/8/2026).
Selain itu, konsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan juga menjadi perhatian. Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko diabetes melitus yang merupakan salah satu faktor penyebab penyakit jantung.