Selain Beras, Jagung hingga Singkong Perkuat Ketahanan Pangan Lampung
Penguatan sektor singkong juga dilakukan melalui hilirisasi, yakni pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah. Pada 5 Mei 2026, Pemerintah Provinsi Lampung melepas ekspor perdana 3.300 ton tepung tapioka ke China dengan nilai sekitar Rp26 miliar melalui Pelabuhan Panjang.
Di Pringsewu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga meninjau sentra industri kecil dan menengah yang mengolah singkong menjadi mocaf. Tepung tersebut dapat digunakan sebagai bahan baku berbagai produk pangan. Pemprov Lampung turut melaporkan penyaluran empat mesin penepung mocaf kepada kelompok penerima di empat kabupaten.
“Kalau ingin memakmurkan petani, industrinya juga harus didorong. Kita ingin berjalan bersama, bukan saling melemahkan,” kata Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam keterangannya, dikutip Selasa (27/10/2026).
Pengembangan industri pengolahan tersebut diperkuat melalui program Kementerian Perindustrian. Pada Juli 2026, kementerian menggelar kegiatan penguatan hilirisasi berbasis agro bagi pelaku industri kecil dan menengah di Lampung.
Kegiatan tersebut mencakup pendampingan teknis, keamanan pangan, dan akses ke rantai pasok industri yang lebih besar. Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menekankan pentingnya peningkatan kapasitas industri yang didukung regulasi dan pemanfaatan teknologi produksi.