Simak 4 Cara Memulai Usaha Jajanan Anak dengan Modal Kecil
JAKARTA, iNews.id - Terdapat berbagai cara memulai usaha jajanan anak bagi pemula yang ingin membuka usaha. Usaha jajanan anak dapat dilakukan secara keliling, kantin, warung, toko, maupun rumahan.
Bisnis ini cenderung hanya memerlukan modal yang kecil dan mudah untuk dilakukan. Ada cara memulai usaha jajanan anak yang memerlukan kreativitas yang unik dalam menjualnya agar bisa bersaing.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut 4 cara memulai usaha jajanan anak.
Untuk memulai usaha jajanan anak, kita harus memastikan bahwa kualitas rasa jajanan tersebut memiliki rasa yang enak dan lezat. Walaupun dijual dengan harga murah, namun tetap saja Anda harus menjamin rasa dari jajanan tersebut.
Umumnya, sifat utama anak SD adalah menyukai makanan atau jajanan yang baru dan juga unik. Untuk itu, Anda harus menawarkan jajanan yang berbeda dari kompetitor Anda agar jualan Anda laris.
Keunikan tersebut tidak harus menciptakan jajanan baru, Anda bisa memperhatikan kompetitor Anda lalu bisa Anda modifikasi sedikit dengan kreativitas yang Anda miliki.
Ide inovatif harus dimiliki dalam cara memulai usaha jajanan anak, di mana umumnya anak-anak akan cepat merasa bosan dengan jajanan yang sama. Mereka umumnya akan selalu mencari dan juga mencoba produk jajanan yang baru.
Untuk itu, jangan heran jika pada awal mula melakukan bisnis jajanan anak Anda mengalami laris manis, tapi pada beberapa bulan setelahnya menurun. Untuk itu, Anda harus mengubah tampilan produk ataupun mengembangkan produk Anda ketika penjualan sedang menurun.
Kita juga harus menjual jajanan dengan harga yang sangat terjangkau. Bila perlu, batas jajanan dengan harga maksimal Rp5.000 saja. Hal ini sangat penting mengingat uang jajan anak biasanya tidak lebih dari Rp10.000.
Untuk itu, Anda tidak bisa asal dalam memberikan harga jual pada jajanan anak. Anda bisa melakukan survei untuk memastikan berapa uang jajan mereka. Namun, besarnya uang jajan mereka umumnya tergantung dari latar belakang keluarga sendiri.
Editor: Aditya Pratama