SKK Migas: Ada 4.500 Sumur Minyak Ilegal di Sumatera, Bisa Hasilkan 2.500 BOPD

Oktiani Endarwati ยท Jumat, 05 November 2021 - 19:47:00 WIB
SKK Migas: Ada 4.500 Sumur Minyak Ilegal di Sumatera, Bisa Hasilkan 2.500 BOPD
SKK Migas sebut ada 4.500 sumur minyak ilegal di Sumatera, bisa hasilkan 2.500 BOPD.

PANGKAL PINANG, iNews.id - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat ada sekitar 4.500 sumur minyak ilegal. Sumur-sumur tersebut bisa menghasilkan 2.500 barel minyak per hari (barrel oil per day/BOPD).

Tenaga Ahli Kepala SKK Migas Ngatijan mengatakan, sumur minyak ilegal tersebut diketahui dari pendataan oleh kantor perwakilan SKK Migas di daerah dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

"Ini data per Oktober 2020 ada 4.500 sumur ilegal. Akurasinya saya tidak tahu cuma perkiraannya ada produksi kurang lebih 2.500 BPOD," kata dia dalam diskusi Local Media Briefing SKK Migas di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung, Jumat (5/11/2021). 

Bahkan, kata dia, pada suatu waktu sempat sumur ilegal bisa capai produksi 10.000 BOPD. Namun mengenai kebenarannya, menurutnya, perlu dilakukan kajian lebih lanjut. Adapun 4.500 sumur minyak ilegal tersebut berada di Pulau Sumatera seperti Aceh, Jambi, Sumatera Selatan. 

Ngatijan menuturkan, sumur ilegal tersebut merupakan sumur yang dibor tanpa izin dari instansi terkait dengan mewakili pemerintah. Pengelolaan sumur dilakukan oleh perorangan, sekelompok orang tanpa ada kontrak kerja sama dengan SKK Migas atau tanpa izin dari negara. Produksi minyak yang dihasilkan dari sumur ilegal tersebut dimanfaatkan pengelola sumur ilegal untuk kepentingan pribadi.

"Kegiatan ini merugikan negara, merusak lingkungan, bahkan menyebabkan banyak korban jiwa," ucapnya.

Dia mencontohkan, beberapa kegiatan penambangan sumur ilegal seperti di Desa Bayat Ilir, Sumatera Selatan dengan jumlah yang tidak diketahui; Kabupaten Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Bireun mencapai 2.000 sumur; Desa Lubuk Napal di Jambi ada 53 sumur.

Kemudian daerah Musi Banyuasin wilayah Sumatera Selatan dengan jumlah sumur yang tidak diketahui; Betung di Jambi mencapai 1.500 sumur; Telaga Said di Sumatera Utara sebanyak 150 sumur; dan Perlak di Aceh Timur 800 sumur.

Kegiatan illegal drilling ini juga sudah memakan korban, di antaranya di Techwin Energi telah ditutup 110 sumur ilegal dari perkiraan 74 yang berlokasi di Kabupaten Sarolangan, Provinsi Jambi. Kemudian di CPGL ada 21 orang mengalami luka bakar, dan dua orang meninggal dunia.

"Sudah banyak korban jiwa namun faktanya masih sering terjadi. Walaupun sudah berkoordinasi dengan kementerian, sampai saat ini masih sering terjadi," kata dia.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda