Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Amran Tindak Tegas 2 Produsen Minyak Goreng Naikkan Harga di Atas HET 
Advertisement . Scroll to see content

Soal Dugaan Praktik Kartel Minyak Goreng, Kemendag: Tak Ada Indikasi ke Sana

Jumat, 14 Januari 2022 - 10:16:00 WIB
Soal Dugaan Praktik Kartel Minyak Goreng, Kemendag: Tak Ada Indikasi ke Sana
Soal dugaan praktik kartel minyak goreng, Kemendag sebut tak ada indikasi ke sana. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan membantah adanya praktik kartel minyak goreng. Ini merespons Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) yang menduga adanya praktik kartel sehingga menyebabkan harga minyak sulit turun. 

"Enggak ada indikasi ke sana (kartel)," kata Oke saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Jumat (14/1/2022).

Dia menjelaskan, kenaikan harga minyak goreng saat ini dipengaruhi oleh harga crude palm oil (CPO) dunia yang naik menjadi 1.340 dolar AS per metrik ton (MT). 

"Naiknya harga ini karena CPO yang mahal. Ini makanya kita lagi sibuk dengan mereka (YLKI) juga, gimana membantu masyarakat," ujarnya.

Adapun langkah Kemendag bersama pihak-pihak terkait untuk menyediakan harga minyak terjangkau bagi masyarakat, yakni dengan menjalankan distrubusi minyak goreng kemasan sederhana yang dijual seharga Rp14.000 per liter ke ritel maupun pasar-pasar tradisional. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut