Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran
Advertisement . Scroll to see content

Sri Lanka Darurat Ekonomi, Pemerintah Sita Stok Makanan dan Atur Harga

Kamis, 02 September 2021 - 06:44:00 WIB
Sri Lanka Darurat Ekonomi, Pemerintah Sita Stok Makanan dan Atur Harga
Sri Lanka darurat ekonomi, pemerintah sita stok makanan dan atur harga. Foto: Reuters
Advertisement . Scroll to see content

KOLOMBO, iNews.id - Sri Lanka mengumumkan keadaan darurat ekonomi. Pemerintah pun menyita stok makanan pokok dan menetapkan harga untuk menahan melonjaknya inflasi setelah mata uang mereka mengalami devaluasi tajam akibat krisis valuta asing (valas). 

Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa mengumumkan keadaan darurat berdasarkan peraturan keamanan publik untuk menjaga stok bahan makanan, seperti gula dan beras dengan harga wajar. Darurat ekonomi mulai berlaku di negara itu pada Selasa (31/8/2021) tengah malam waktu Sri Lanka. 

Pemerintah telah menunjuk seorang mantan jenderal angkatan darat sebagai komisaris layanan esensial, yang punya wewenang menyita stok makanan yang dimiliki pedagang dan pengecer serta mengatur harganya.

"Petugas yang berwenang akan dapat mengambil langkah-langkah untuk menyediakan bahan makanan pokok dengan harga murah kepada masyarakat dengan membeli stok bahan makanan penting termasuk padi, beras dan gula," menurut keterangan pers yang dikeluarkan divisi media Gotabaya, dikutip dari Reuters, Kamis (2/9/2021).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut