Taipan Indonesia Didenda Rp5,1 Miliar karena Kecurangan Pasar di Singapura

Aditya Pratama ยท Kamis, 20 Mei 2021 - 10:56:00 WIB
Taipan Indonesia Didenda Rp5,1 Miliar karena Kecurangan Pasar di Singapura
Taipan Indonesia didenda di Singapura (ilustrasi). (Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id - Taipan Indonesia dan mantan Kepala Eksekutif KS Energy Kris Taenar Wiluan didenda sebesar 480.000 dolar Singapura atau setara Rp5,1 miliar setelah mengaku bersalah pada Rabu (19/5/2021) lalu atas tiga tuduhan kecurangan pasar yang dilakukannya di Singapura.

Kris dijatuhi 112 dakwaan melanggar pasal 197 Securities and Futures Act lantaran memberikan instruksi untuk mendongkrak atau mempertahankan harga saham KS Energy pada 112 hari antara 19 Desember 2014 dan 13 September 2016. Namun dakwaan tersebut kemudian diubah menjadi enam dakwaan gabungan yang mencakup periode yang sama. 

Dia mengaku bersalah atas tiga dari enam dakwaan, dengan tiga dakwaan lainnya dipertimbangkan untuk dijatuhi hukuman. Kris memiliki waktu hingga 26 Mei 2021 untuk membayar denda. Pelanggaran untuk setiap dakwaan diancam hukuman penjara hingga tujuh tahun, denda hingga 250.000 dolar Singapura atau keduanya. 

Wakil Jaksa Penuntut Umum Kevin Yong telah meminta denda 600.000 dolar Singapura untuk ketiga dakwaan, yang merupakan dakwaan tertinggi untuk pelanggaran kecurangan pasar.  

"Penuntut meminta denda tinggi untuk tujuan pencegahan umum dan untuk mencerminkan kesalahannya sebagai dalang operasi kecurangan pasar," kata Yong, dikutip dari Straits Times, Kamis (20/5/2021).

Namun demi keadilan, Yong mengatakan, pihaknya mempertimbangkan beberapa faktor yang meringankan. 

"Dia kooperatif, menyesal dan mengaku bersalah pada kesempatan pertama. Dia juga tidak memiliki motif keuntungan untuk pelanggaran kecurangan pasarnya," ujar Yong.

Editor : Jujuk Ernawati

Halaman : 1 2 3