Terancam Bangkrut, Nasib Produsen Snack Taro Diputuskan Senin Depan
JAKARTA, iNews.id - Dua anak usaha PT Tiga Pilar Sejahtera Food (TPS Food), PT Putra Taro Paloma (PTP) dan PT Balaraja Bisco Paloma (BBP) terancam pailit. Kedua produsen snack taro itu terlilit utang hampir Rp500 miliar.
Corporate Secretary TPS Food, Michael Hadylaya mengatakan, status kedua anak usaha itu akan ditentukan dalam rapat PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) yang akan digelar minggu depan. Saat ini, perseroan sudah menyiapkan proposal perdamaian kepada kreditor.
"Minggu depan hari Senin akan rapat kreditor apakah akan menyetujui proposal perdamaian atau akan ada perpanjangan PKPU lagi," kata Michael kepada iNews.id, Sabtu (25/5/2019).
Dia optimitis proposal perdamaian yang akan diajukan nanti akan diterima oleh kreditur. Saat ini mayoritas kreditur konkruen (tanpa jaminan) tidak keberatan dengan proposal perdamaian. Dengan demikian, tinggal menunggu persetujuan kreditur separatis (dengan jaminan) dalam hal ini Bank UOB.
"Harapannya jika Bank UOB mendukung proposal perdamaian dalam PKPU ini, kans untuk keluar dari PKPU akan lebih besar," ucap dia.