Tips Mengelola Uang untuk Freelancer, Buat Anggaran hingga Tetapkan Target
Bagi rencana keuangan dalam tiga alokasi, yaitu catatan kebutuhan pokok, tabungan, dan gaya hidup yang bisa Anda gunakan untuk memenuhi hobi atau kesenangan lain.
Investasi Emas atau Properti? Mana yang Lebih Baik?
Tips mengelola uang untuk freelancer selanjutnya adalah mempersiapkan dana darurat, bahkan sebelum memutuskan menjadi freelancer. Ini supaya bisa mengatasi penghasilan yang belum stabil, sementara ada biaya rutin yang perlu dikeluarkan baik untuk keperluan pribadi maupun untuk keperluan bisnis.
Umumnya, dana darurat disiapkan 4-6 kali biaya bulanan jika masih single atau 6-12 kali biaya bulanan jika sudah berkeluarga. Menyiapkan dana darurat untuk memberikan bantalan jika kamu menghadapi pengeluaran tak terduga.
Berikut Pekerjaan Freelance yang Paling Dibutuhkan Saat Ini
Untuk mengelola keuangan, pisahkan rekening. Misalnya, gunakan satu rekening atau akun bisnis untuk penghasilan dari seluruh pekerjaan paruh waktu, dan rekening pribadi untuk pendapatan pribadi lainnya.
Selain itu, rekening berbeda untuk pajak dan tabungan masa depan. Penting diingat, jangan biarkan keuangan dalam setiap rekening tercampur atau digunakan untuk tujuan lain.
Disarankan untuk melunasi tagihan atau utang pada awal waktu ketika sedang mendapatkan proyek besar. Melunasi utang untuk meminimalisir tunggakan jika pada bulan berikutnya penghasilan kamu tidak cukup untuk membayar untuk menutupi cicilan tersebut.
Jadi, cobalah untuk merinci semua tagihan bulanan dan cicilan yang harus dibayar. Kemudian, buat skala prioritas untuk melunasinya.
Menetapkan target penghasilan minimal yang dikeluarkan untuk kebutuhan pokok, seperti makan, tempat tinggal, listrik, air, internet, dan lainnya. Dengan melakukan hal ini, tiap bulannya kamu tidak perlu khawatir dengan biaya harian.
Itulah tips mengelola uang untuk freelancer. Semoga membantu!
Editor: Jujuk Ernawati