Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Panggil Kapolri-Jaksa Agung ke Hambalang, Bahas Penertiban Hutan dan Tambang
Advertisement . Scroll to see content

TPN Sebut Izin Pendirian Pabrik Semen Rembang Diterbitkan Sebelum Ganjar Jabat Gubernur Jawa Tengah

Minggu, 21 Januari 2024 - 15:32:00 WIB
TPN Sebut Izin Pendirian Pabrik Semen Rembang Diterbitkan Sebelum Ganjar Jabat Gubernur Jawa Tengah
Calon Presiden Ganjar Pranowo. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud memprediksi kasus Kendeng (Semen Rembang) akan menjadi senjata untuk menyerang figur Ganjar Pranowo, yang akan digunakan pada Debat Cawapres pada malam ini. 

Deputi Kanal Media TPN, Karaniya Dharmasaputra menuturkan, saat Ganjar menjabat Gubernur Jawa Tengah malah pasang badan untuk membela warga yang terdampak pembangunan pabrik semen di Rembang. 

Dia menegaskan, Ganjar merupakan sosok yang sangat peduli soal lingkungan. Ganjar pernah menolak izin kegiatan pertambangan dan pabrik semen lainnya di Jateng. 

Karaniya mencontohkan, penolakan pendirian pabrik semen di Sukolilo, Pati, yang dianggap merusak lingkungan karena menggunduli hutan di kawasan pegunungan Kendeng dan penambangan di Bukit Kapur Gombong.

Saat itu Ganjar menolak memberi lampu hijau atas pembangunan pabrik semen oleh PT Sahabat Mulia Sakti (SMS) yang telah mengantongi izin di Sukolilo, Pati. Menurutnya, penolakan yang dilakukan Ganjar karena wilayah di pegunungan Kendeng yang masuk daerah Kudus dan Pati persoalannya sudah sangat serius dan alasan lainnya karena suplai semen masih dirasa cukup.

“Pak Ganjar sangat peduli lingkungan, buktinya sudah berulang kali menolak izin pendirian sejumlah pabrik lain dan kegiatan pertambangan di Jawa Tengah, karena tidak memenuhi persyaratan dan merugikan warga,” ujar Karaniya. 

Mengenai pabrik semen Rembang, lanjut Karaniya, itu merupakan putusan pengadilan, dan izin pembangunan pabrik itu juga telah memenuhi permintaan tokoh setempat, yaitu mendiang Kiai Maimoen Zubair atau Mbah Moen. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut