Valuasi GoTo Diperkirakan Capai Rp572 Triliun, Hipmi: Bakal Gairahkan Pasar

MNC Media ยท Kamis, 20 Mei 2021 - 15:47:00 WIB
 Valuasi GoTo Diperkirakan Capai Rp572 Triliun, Hipmi: Bakal Gairahkan Pasar
Gojek dan Tokopedia bergabung menjadi Grup GoTo.

JAKARTA, iNews.id – Hasil penggabungan dua raksasa platform digital Indonesia, Gojek dan Tokopedia menjadi Grup GoTo, diprediksi mencapai nilai valuasi hingga Rp572 triliun. Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) memperkirakan dengan valuasi tersebut, GoTo bakal menggairahkan pasar, terutama sektor logistik barang maupun e-commerce. 

Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Hipmi, Ajib Hamdani, menyatakan optimistis sinergi Gojek dan Tokopedia akan mendongkrak perputaran ekonomi dan memiliki potensi peningkatan luar biasa untuk jangka panjang.   

Menurut dia, masuknya GoTo didunia digital, secara tidak langsung memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap produk digital. Dampak dari perputaran Goto berdasarkan data Tahun 2020 tercatat mencapai Rp314 triliun.

“Bayangkan, jika 314 triliun itu memberikan kontribusi sebesar kira-kira di angka 2 persen atas PDB di indonesia, dimana PDB di kita di tahun 2020 di angka Rp15.434,2 triliun,” ujarnya dalam market review IDX TV di Jakarta, Kamis (20/5/2021) 

Jika dilihat dari catatan dana Gojek dan Tokopedia hingga 2020, GoTo memiliki valuasi setidaknya senilai 18 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau lebih dari Rp257 triliun. Tokopedia adalah start up unicorn dari Indonesia, begitu juga dengan Gojek menyandang predikat decacorn. 

Merger kedua E-Commerce dan ride hailing apps ini pun disebut-sebut merupakan yang terbesar untuk perusahaan teknologi Indonesia dan Asia Tenggara. 

Setelah resmi di umumkan, GoTo berencana akan melakukan penawaran saham dana atau IPO tahun ini. Kabarnya IPO akan dilakukan secara dualisting, yakni di Bursa Efek Indonesia dan New York Stock Exchange di Amerika Serikat. 

Ajib Hamdani mengungkapkan, GoTo juga akan memiliki layanan keuangan bernama GoTo financial. Goto financial mencakup layanan GoPay serta melayani keuangan bisnis mitra usaha. 

Dikutip dari keterangan persnya, GoTo memberikan kontribusi sebesar 2 persen terhadap PDB. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) perekonomian Indonesia 2020 yang diukur berdasarkan PDB atas dasar harga berlaku mencapai Rp15.434,2 triliun. 

Dengan demikian angka kontribusi GoTo setidaknya berada dikisaran Rp308 triliun. GoTo sendiri mengklaim mencatat Total Gross Transaction Value (GTV) secara grup lebih dari 22 miliar dolar AS atau sekitar Rp314 triliun pada 2020.

Editor : Jeanny Aipassa