Wall Street Ditutup Turun, 3 Indeks Utama Anjlok

Anggie Ariesta ยท Selasa, 27 September 2022 - 07:25:00 WIB
Wall Street Ditutup Turun, 3 Indeks Utama Anjlok
Wall street ditutup turun pada perdagangan awal pekan, Senin (26/9/2022). (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Bursa Amerika Serikat atau Wall Street ditutup turun pada perdagangan Senin (26/9/2022) waktu setempat atau Selasa (27/9/2022) dini hari WIB.  

Mengutip Reuters, 3 indeks utama Wall Street ditutup anjlok dengan Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 1,11 persen menjadi berakhir pada level 29.260,81. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) turun 1,03 persen menjadi 3.655,04, dan  Nasdaq Composite (.IXIC) turun 0,6 persen menjadi 10.802,92.

Sebanyak 10 dari 11 indeks sektor S&P 500 anjlok, dipimpin oleh penurunan 2,6 persen pada real estate (.SPLRCR) dan energi (.SPNY).

Setelah dua minggu sebagian besar mengalami kerugian stabil di pasar saham AS, Dow Jones mengonfirmasi telah berada di pasar bearish sejak awal Januari tahun ini. 

Sejauh ini, Dow Jones mencatat penurunan sebesar 20,5 persen. Hal itu melampaui rekor penutupan tertinggi Dow Jones pada 4 Januari 2022, sehingga Dow Jones mengalami bearish. 

Indeks S&P 500 mengakhiri sesi di bawah penutupan terendah pada pertengahan Juni 2022. Sepanjang tahun ini, S&P 500 telah mengalami penurunan sekitar 23 persen. 

Penurunan yang dialami Dow Jones dan S&P 500 dipicu kekhawatiran investor bahwa kampanye agresif bank sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) terhadap inflasi dapat membuat ekonomi negara itu mengalami penurunan tajam.

Dengan sinyal The Fed, pada pekan lalu bahwa suku bunga tinggi dapat bertahan hingga 2023, S&P 500 telah melepaskan keuntungan terakhir yang dibuat dalam reli musim panas.

"Investor menyerah. Ini ketidakpastian tentang tanda air tinggi untuk suku bunga dana Fed. Apakah 4,6 persen, apakah 5 persen? Apakah sekitar 2023?," kata Jake Dollarhide, Chief Executive Officer Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma. 

Keyakinan di antara para pelaku pasar saham juga terguncang oleh pergerakan dramatis di pasar valuta asing global karena poundsterling mencapai titik terendah sepanjang masa di tengah kekhawatiran bahwa rencana fiskal baru pemerintah Inggris yang dirilis pekan lalu akan membebani keuangan negara. 

Hal tersebut menambah lapisan volatilitas ekstra ke pasar, di mana investor khawatir tentang resesi global di tengah inflasi yang tinggi selama beberapa dekade. Indeks Volatilitas CBOE (.VIX), melayang di dekat tertinggi tiga bulan.

Keuntungan di Amazon dan Costco Wholesale Corp (COST.O) membantu membatasi kerugian di Nasdaq. Saham operator kasino Wynn Resorts (WYNN.O), Las Vegas Sands Corp (LVS.N) dan Melco Resorts & Entertainment melonjak antara 11,8 persen dan 25,5 persen setelah Makau berencana membuka grup wisata China daratan pada November untuk pertama kalinya di hampir tiga tahun.

Volume di bursa AS adalah 11,9 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 11,2 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda