Waskita Karya Targetkan Raih Kontrak Baru Hingga Rp30 Triliun di 2022

Suparjo Ramalan ยท Rabu, 05 Januari 2022 - 17:10:00 WIB
Waskita Karya Targetkan Raih Kontrak Baru Hingga Rp30 Triliun di 2022
Kantor PT Waskita Karya Tbk. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk atau WSKT menargetkan dapat meraih kontrak baru sebesar Rp25 triliun hingga Rp30 triliun di Tahun 2022. Pada 2021, nilai kontrak baru yang diraih Waskita Karya tercatat sebesar Rp20,51 triliun. 

Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono, mengatakan pihaknya optimistis dapat meraih nilai kontrak baru hingga Rp30 triliun, karena didukung likuiditas perusahaan yang jauh lebih baik.

"Kami terus berkomitmen meningkatkan capaian nilai kontrak baru baik di dalam negeri maupun di luar negeri untuk memperbaiki kinerja keuangan dan operasional perusahaan," kata Destiawan, di Jakarta, Rabu (5/1/2022).

Pada 2021, lanjutnya, perseroan berhasil mencatatkan kontrak baru dari proyek luar negeri melalui kerjasama G2G Indonesia dan Sudan Selatan, yaitu proyek jalan seksi 1 sepanjang 1.000 km dengan nilai kontrak sebesar Rp4,38 triliun.

Di dalam negeri, beberapa proyek besar yang didapatkan perseroan sepanjang 2021, antara lain proyek jalan tol Kayu Agung–Palembang-Betung tahap 2 senilai Rp5,01 triliun, jalan tol Kamal–Teluk Naga–Rajeg tahap 1 senilai Rp1,05 triliun dan jembatan Musi–Kramasan sebesar Rp1,00 triliun. 

"Waskita Karya mengutamakan prinsip GCG & manajemen risiko serta melibatkan pihak eskternal sebagai business & finance controller dalam proses pemilihan kontrak baru yang akan dijalankan, sebagai bentuk penerapan prinsip manajemen risiko," ujar Destiawan, Rabu (5/1/2022). 

Dia mengungkapkan, perseroan juga mendapat dukungan dari pemerintah berupa fasilitas pinjaman sindikasi Bank Himbara dengan penjaminan pemerintah, penerbitan obligasi/sukuk dan aksi korporasi rights issue. 

Pernyataan senada disampaikan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita, Taufik Hendra Kusuma. Menurut dia, proses perdagangan rights issue Waskita saat ini telah berlangsung dari 30 Desember 2021 hingga 12 Januari 2022, dengan harga penebusan right sebesar Rp620 dan jumlah dana yang ditargetkan sebesar Rp11,96 triliun, termasuk dana PMN yang telah disetor oleh pemerintah. 

“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan investor yang telah berpartisipasi aktif dalam penebusan rights sebagai bentuk dukungan perbaikan fundamental keuangan Waskita,” ungkap Taufik.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda