Wih, Bos Facebook Tambah Kaya Rp115 Triliun dalam Sepekan

Aditya Pratama ยท Minggu, 02 Mei 2021 - 16:13:00 WIB
Wih, Bos Facebook Tambah Kaya Rp115 Triliun dalam Sepekan
CEO Facebook, Mark Zuckerberg. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Kekayaan sejumlah orang tajir di dunia melonjak pekan ini setelah perusahaan teknologi terbesar di Amerika mencatat kinerja keuangan yang luar biasa pada kuartal pertama 2021.

Mark Zuckerberg menikmati lonjakan kekayaan terbesar sepanjang pekan ini. Pendiri Facebook itu, lebih kaya 8 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp115,56 triliun dalam sepekan, sehingga diperkirakan kekayaan bersih salah satu orang terkaya di dunia ini menjadi 117,8 miliar dolar AS atau setara Rp1.701,56 triliun. 

Dikutip dari Forbes, raksasa media sosial ini berhasil memutarbalikkan ekspektasi analis pada Rabu (28/4/2021) sore, dengan pendapatan kuartal I sebesar 26,1 miliar atau sekitar Rp377 triliun, naik 48 persen dibanding sebelumnya. Positifnya kinerja perusahaan mendorong kenaikan harga saham Facebook 7,3 persen pada Kamis (29/4/2021) ke rekor tertinggi. 

Kenaikan laba Facebook dalam sepekan ini jauh melampaui kinerja Indeks S&P 500 yang stagnan dan Indeks Dow Jones yang melemah 0,5 persen. 

Sementara itu, laba bersih Facebook tercatat 9,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp137,2 triliun, dengan harga per saham 3,3 dolar AS. Harga saham ini di atas ekspektasi rata-rata 2,33 dolar per saham. 

Melonjaknya laba perusahaan juga meningkatkan kekayaan bersih pendiri Facebook lainnya, Dustin Moskovits dan Eduardo Severin, masing-masing lebih dari 1 miliar dolar AS. 

Selain Zuckerberg, orang paling tajir di dunia, Jeff Bezos juga mengalami pekan yang membahagiakan. Bezos mencatat kekayaan lebih dari 200 miliar dolar AS untuk pertama kalinya sejak Oktober tahun lalu. Kekayaan pendiri Amazon ini mencapai 201,4 miliar dolar AS atau Rp2.909 triliun, naik 6,7 miliar dolar AS selama lebih dari sepekan yang lalu. 

Saham Amazon naik 3,8 persen selama sepekan. Ini dipicu kinerja keuangan perusahaan kuartal I yang di atas ekspektasi. 

Editor : Jujuk Ernawati