Wall Street Tertekan Menyusul Laporan Laba Perusahaan dan Data Ekonomi

Ranto Rajagukguk ยท Jumat, 10 November 2017 - 08:31:00 WIB
Wall Street Tertekan Menyusul Laporan Laba Perusahaan dan Data Ekonomi
Ilustrasi (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Bursa Amerika Serikat (AS) alias Wall Street ditutup melemah karena investor memantau laporan laba terakhir perusahaan dan data ekonomi.

Mengutip Xinhua, Jumat (10/11/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average turun 101,42 poin atau 0,4% menjadi 23.461,94. Indeks S & P 500 merosot 9,76 poin atau 0,38% menjadi 2.584,62. Indeks Komposit Nasdaq turun 39,06 poin atau 0,58% menjadi 6.750,05.

Peritel-peritel dengan kapatilisasi jumbo telah melaporkan laporan pendapatan kuartal ketiga yang beragam.

Kohl's pada hari Kamis 9 November membukukan laba kuartalan lebih rendah dari perkiraan, terhambat oleh biaya yang lebih tinggi dan beberapa badai dahsyat. Laba per saham perusahaan itu 0,70 dolar AS, lebih rendah dari ekspektasi Wall Street 0,72 dolar AS.

Saham Kohl turun 6,57% menjadi diperdagangkan pada 38,11 dolar AS masing-masing pada awal perdagangan.

Macy mencatat penurunan penjualan tajam pada hari Kamis, namun kontrol inventaris yang lebih ketat membantu meningkatkan margin keuntungan, yang memungkinkan pengecer melampaui ekspektasi laba para analis.

Penghasilan per sahamnya, tidak termasuk barang, mencapai 23 sen dolar AS, lebih tinggi dari ekspektasi pasar 19 sen dolar AS. Namun, total penjualannya turun 6,1% menjadi 5,28 miliar dolar AS.

Saham Macy melonjak 10,98% menjadi ditutup pada 19,50 dolar AS masing-masing pada hari Kamis. Di sisi ekonomi, klaim pengangguran AS naik lebih dari yang diperkirakan.

Dalam pekan yang berakhir 4 November, angka awal untuk klaim awal musiman disesuaikan adalah 239.000, meningkat 10.000 dari tingkat sebelumnya yang tidak direvisi dari 229.000, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari Kamis.

Menurut departemen tersebut, rata-rata pergerakan empat pekan terakhir adalah 231.250, turun 1.250 dari rata-rata pekan lalu yang tidak direvisi sebesar 232.500. Ini adalah tingkat terendah untuk rata-rata ini sejak 31 Maret 1973 ketika mencapai 227.750.

Editor : Ranto Rajagukguk

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda