Iran Tegaskan Pasukan AS Tak Boleh Lintasi Selat Hormuz
TEHERAN, iNews.id - Iran melarang pasukan Amerika Serikat (AS) memasuki kawasan Teluk Persia, Teluk Oman, dan Selat Hormuz. Larangan tersebut disampaikan bersamaan dengan tawaran hadiah 30.000 dolar AS atau sekitar Rp535 juta bagi siapa pun yang berhasil membunuh atau menangkap personel militer AS.
Kepala Staf Angkatan Darat Iran Amir Hatami mengeluarkan peringatan keras tersebut kepada militer AS agar meninggalkan kawasan Timur Tengah.
"Mereka tidak lagi diperbolehkan memasuki Teluk Persia, Teluk Oman, atau Selat Hormuz," katanya, dalam pernyataan, dikutip dari Reuters, Selasa (18/8/2026).
Pernyataan tersebut menjadi penting karena Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman. Kawasan ini juga menjadi salah satu jalur penting bagi lalu lintas energi dunia.
Dengan melarang militer AS memasuki kawasan tersebut, Iran tampaknya ingin menegaskan bahwa keberadaan pasukan Washington di sekitar jalur strategis itu tidak lagi dapat diterima oleh Teheran.