3 Fakta Dolar AS Sentuh Rp 17 Ribu: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
“Sentimen risk-off dipicu oleh pernyataan Menteri Perdagangan AS yang memastikan bahwa tarif tidak akan ditunda. Trump juga hanya mau kesepakatan dengan Cina apabila defisit bisa diselesaikan,” ucap Lukman melalui pesan singkat pada Senin (7/4).
Lukman menyatakan bahwa tekanan pada rupiah kemungkinan akan terus berlanjut selama perang dagang masih menjadi ancaman. Selain itu, Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan terus melakukan intervensi untuk menjaga nilai rupiah tetap di bawah atau tidak jauh dari Rp 17.000 per dolar AS.
Lukman menyebut, tekanan pada rupiah masih akan berkelanjutan selama perang dagang masih mengancam. Di samping itu, Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan terus mengintervensi menjaga rupiah di bawah atau tidak jauh dari Rp17.000 per Dolar AS.
Fenomena Dolar AS sentuh Rp 17 ribu bukan hanya sekadar angka statistik; ini mencerminkan tantangan besar yang sedang dihadapi perekonomian Indonesia akibat kebijakan tarif impor Presiden Donald Trump serta dinamika global lainnya. Masyarakat perlu waspada terhadap dampaknya, terutama inflasi barang impor dan potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.
Editor: Komaruddin Bagja