3 Tips Mengamankan Keuangan Pribadi di Tengah Pandemi Corona

Djairan · Kamis, 21 Mei 2020 - 19:05 WIB
3 Tips Mengamankan Keuangan Pribadi di Tengah Pandemi Corona

Perlahan di beberapa negara sudah mulai membuka aktivitas ekonomi kembali. Namun, itu tidak berarti Anda dan keuangan pribadi dipastikan aman. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Perlahan di beberapa negara sudah mulai membuka aktivitas ekonomi kembali. Namun, itu tidak berarti Anda dan keuangan pribadi dipastikan aman dari ancaman resesi.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mengekang aktivitas belakangan ini, mungkin memancing keinginan Anda untuk berbelanja secara normal kembali, baik belanja offline ataupun online. Namun, hal itu patut untuk dikontrol dengan baik, sebab berjaga-jaga di tengah ketidakpastian ekonomi lebih baik dibanding melakukan pengeluaran tanpa perhitungan.

Jika sudah merasakan penurunan pendapatan akibat Covid-19 ini, atau bagi Anda yang masih aman dalam penghasilan, tidak ada salahnya untuk melakukan tips berikut. Dikutip dari Grow Acorns, pakar keuangan pribadi dan pendiri The Budgetnista Tiffany Aliche merekomendasikan tiga tips untuk membuat finansial anda aman selama pandemi corona. Berikut selengkapnya:

Atur Pengeluaran

Langkah paling penting yang dapat diambil jika khawatir penghasilan berkurang, yaitu memprioritaskan apa yang Anda belanjakan. Untuk mengetahui tagihan dan pengeluaran mana yang harus dibayar terlebih dahulu dan yang dapat ditunda, maka tanyakan kepada diri Anda sendiri. “Jika saya tidak membayar ini, apakah saya kebutuhan saya masih aman? Jika saya tidak membeli ini, apakah saya masih bisa bertahan?”. 

Maka, dengan memahami itu Anda bisa mengatur pengeluaran apa pun sebaik mungkin. Dengan membuat daftar prioritas pengeluaran, maka Anda dapat memanfaatkan uang sebanyak yang dimiliki.

Simpang Uang Sebanyak Mungkin

Jika Anda masih memiliki penghasilan, pastikan Anda menabung. "Sekarang, keadaan ekonomi sedang tidak aman seperti sebelumnya, memiliki tabungan darurat sangat penting," kata Aliche. 

Tujuannya agar Anda dapat bertahan dalam keadaan terburuk sekalipun. Terkadang memperkirakan resiko terburuk merupakan langkah persiapan yang amat tepat dalam menghadapi berbagai situasi keuangan.

Untuk menghitung hal ini, cobalah tekan biaya pengeluaran terbesar Anda, seperti makanan dan langganan tv kabel misalnya. Jika bisa meminimalkan pengeluaran berlebih dari dua hal itu saja, Anda sudah bisa menambah kontribusi untuk tabungan. Percayalah, hal itu mudah jika Anda benar-benar hitung semua pengeluaran rutin.

Berpikir Ulang Sebelum Habiskan Banyak Uang

Meskipun penghasilan Anda belum terpengaruh oleh pandemi ini, mungkin merupakan ide bagus untuk menghentikan sementara pengeluaran terbesar. Sebab, tidak ada yang tahu pasti tentang hari-hari ke depan, seperti Covid-19, begitu banyak orang-orang yang ternyata tidak siap dengan gangguan ekonomi hari ini.  

Seperti keinginan membeli rumah/apartemen misalnya, meskipun suku bunga dan tingkat hipotek bisa saja rendah saat ini, namun itu tidak berarti harga rumah berada pada titik terendah. "Bahkan, mungkin saja saat ini menjadi puncak pasar untuk sementara waktu," kata Aliche.

Jika ingin membeli rumah/apartemen sekarang, pastikan itu adalah pengeluaran yang benar-benar Anda butuhkan saat ini. Pada akhirnya, kunci untuk tetap berada di jalur yang benar dalam hal finansial adalah tentang memahami fundamental yang benar. 

Anggaran keuangan adalah catatan hidup yang terus bergerak. Memiliki rencana tabungan, mengelola kredit dan utang, memastikan Anda sepenuhnya diasuransikan dan mengelola investasi dasar yang berkaitan dengan dana pensiun. Semuanya akan mudah dilakukan jika Anda memahami kondisi finansial sendiri.

Editor : Ranto Rajagukguk